Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Inggris yang Bertempur untuk Ukraina Dilaporkan Tertangkap

📅 Senin, 25 Nov 2024, 09:38 WIB | Oleh:
Warga Inggris yang Bertempur untuk Ukraina Dilaporkan Tertangkap Doc: Istimewa
Ket. Rusia biasanya mengklaim bahwa pejuang asing yang ditangkapnya adalah tentara bayaran dan tidak berhak mendapatkan perlindungan sebagai tawanan perang berdasarkan hukum internasional.

MOSKOW - Seorang warga negara Inggris baru-baru ini dilaporkan telah ditangkap oleh pasukan Rusia di wilayah Kursk saat bertempur untuk Ukraina .

Dari The Guardian, dalam sebuah video yang diunggah di saluran Telegram Rusia yang pro-perang pada hari Minggu (24/11), seorang pria yang mengenakan seragam tempur mengidentifikasi dirinya sebagai James Scott Rhys Anderson, berusia 22 tahun dari Inggris.

Pria itu, yang berbicara dengan aksen Inggris, mengatakan bahwa dia bertugas sebagai pemberi sinyal di tentara Inggris hingga 2023 sebelum bergabung dengan Legiun Internasional di Ukraina untuk berperang melawan Rusia.

Dalam rekaman yang belum diverifikasi, pria yang ditangkap tampak dengan tangan terikat. Tidak jelas kapan klip itu direkam.

Sejak presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengeluarkan seruan pada bulan Februari 2022 agar warga negara asing ikut bertempur, ribuan orang dari seluruh dunia telah melakukan perjalanan ke Ukraina. Banyak yang telah bergabung dengan unit-unit seperti International Legion, yang dikenal sebagai kelompok asing paling selektif dan beroperasi sebagai bagian dari unit militer dalam pasukan darat Ukraina.

Yuri Podolyaka, seorang blogger militer pro-Kremlin yang populer, menulis di Telegram bahwa Anderson ditangkap di dekat desa Plekhovo di wilayah Kursk, Rusia.

Rusia biasanya mengklaim bahwa pejuang asing yang ditangkapnya adalah tentara bayaran dan tidak berhak mendapatkan perlindungan sebagai tawanan perang berdasarkan hukum internasional.

Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan pihaknya “memberikan dukungan kepada keluarga seorang pria Inggris menyusul laporan penahanannya”.

Pasukan Rusia telah memerangi pasukan Ukraina di wilayah Kursk sejak 6 Agustus, ketika Kyiv mengejutkan Moskow dengan serangan asing terbesar di tanah Rusia sejak perang dunia kedua dan kemudian merebut 100 desa di area seluas lebih dari 1.300 km persegi.

Pada hari Minggu, Reuters melaporkan bahwa Ukraina telah kehilangan lebih dari 40 persen wilayah yang awalnya direbutnya di wilayah Kursk setelah pasukan Rusia, yang didukung oleh 11.000 tentara Korea Utara, melancarkan gelombang serangan balasan.

Pada musim panas tahun 2022, dua warga negara Inggris yang ditangkap saat bertempur di Mariupol sebagai anggota marinir Ukraina dijatuhi hukuman mati setelah persidangan sandiwara di pengadilan di Ukraina timur yang diduduki Rusia.

Orang-orang itu kemudian dibebaskan sebagai bagian dari pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina yang ditengahi oleh Arab Saudi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Tren Properti Bergeser, Min...

Kemendikdasmen Catat 2,9 Juta Anak Tidak Sekolah

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemendikdasmen Catat 2,9 Ju...

Hentikan Sedikit-sedikit Perang Suku, Sudah Tidak Zaman

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Hentikan Sedikit-sedikit Pe...

Parlemen Eropa Desak Investigasi Presiden FIFA

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Parlemen Eropa Desak Invest...
Luar Negeri
PBB Serukan Aksi Global kar...

KA Logawa Tabrak Truk di Nganjuk, Sopir Tewas, Jalur Sempat Lumpuh

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
KA Logawa Tabrak Truk di Ng...
Prancis Vs Maroko: Les Bleus Berada dalam Ancaman

Prancis Vs Maroko: Les Bleus Berada dalam Ancaman

09 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.