Inter Milan Sapu Bersih Gelar Domestik Italia
📅 Jumat, 15 Mei 2026, 06:49 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMILAN - Inter Milan menegaskan status sebagai penguasa sepak bola Italia musim ini setelah menjuarai Coppa Italia lewat kemenangan 2-0 atas Lazio di Stadion Olimpico, Roma, Kamis (14/5) dini hari WIB. Gelar tersebut melengkapi sukses Nerazzurri meraih mahkota Serie A, sekaligus memastikan raihan dua gelar domestik setelah mengamankan Scudetto ke-21 klub.
Kemenangan Inter hadir melalui gol bunuh diri Adam Marusic pada menit ke-14 dan penyelesaian mudah Lautaro Martinez pada menit ke-35. Dominasi tim asuhan Cristian Chivu terlihat jelas sepanjang pertandingan, dengan Lazio nyaris tidak mampu memberikan ancaman berarti.
“Kami pantas mendapatkan trofi ini setelah menjalani musim yang bagus,” ujar Chivu. “Menjuarai liga dan piala bukan sesuatu yang bisa dianggap biasa. Kami sangat bahagia,” jelasnya.
Inter langsung mengendalikan jalannya laga sejak awal. Tekanan demi tekanan membuat Lazio kesulitan keluar dari area pertahanan sendiri. Gol pembuka lahir ketika sundulan Marcus Thuram dari sepak pojok Federico Dimarco membentur Marusic dan berbelok masuk ke gawang Lazio.
Keunggulan itu membuat Inter semakin percaya diri. Sementara Lazio justru tampak gugup dan kehilangan ritme permainan. Kesalahan fatal Nuno Tavares di dekat kotak penalti sendiri menjadi awal petaka kedua. Denzel Dumfries merebut bola sebelum mengirim umpan matang kepada Lautaro Martinez yang tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang kosong.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gol tersebut menjadi gol ke-22 Martinez di semua kompetisi musim ini. Penyerang asal Argentina itu memang sempat diganggu cedera sepanjang musim, namun kembali menunjukkan ketajamannya di laga penting.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan lanjutan bagi Lazio yang menjalani musim penuh tekanan. Suporter garis keras mereka sebelumnya melakukan boikot pertandingan kandang sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan pemilik klub Claudio Lotito.
Meski ribuan pendukung Lazio tetap hadir di final dan memberi dukungan penuh sejak awal laga, kekecewaan kembali pecah menjelang akhir pertandingan. Nyanyian bernada protes kepada Lotito menggema di Stadion Olimpico ketika peluang tim mereka untuk bangkit semakin menipis.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya kecewa untuk para pemain karena moral kami sedang rendah, dan juga untuk para pendukung yang kembali datang malam ini,” ujar pelatih Lazio, Maurizio Sarri. “Kami menghadapi tim yang memang lebih baik,” ujarnya. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!