Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Keamanan Ukraina Menganggap Serangan Russia terhadap Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir sebagai Kejahatan Perang

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Dinas Keamanan Ukraina Menganggap Serangan Russia terhadap Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir sebagai Kejahatan Perang Doc: Istimewa
Ket. Gedung Fasilitas Penyimpanan Bahan Bakar Nuklir Bekas Terpusat yang rusak akibat serangan Rusia, Minggu (7/6).

KYIV - Badan Keamanan Ukraina (SSU) telah mengklasifikasikan serangan Rusia terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar nuklir bekas di Zona Eksklusi Chernobyl sebagai kejahatan perang.

Dari Militarnyi, hal ini dilaporkan oleh layanan pers SSU .

Proses pidana telah dibuka berdasarkan Bagian 1 Pasal 438 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Ukraina.

Menurut penyelidik SSU, pasukan Rusia menyerang fasilitas tersebut pada pukul 02:05 Minggu (7/6) menggunakan drone Geran-2. Puing-puing drone telah ditemukan di lokasi dan akan digunakan dalam penyelidikan.

Serangan itu merusak gedung penerimaan dan transfer bahan bakar nuklir bekas, serta gedung administrasi IAEA.

Serangan itu tidak mengganggu proses operasional fasilitas tersebut.

Komponen mesin drone yang ditemukan di lokasi kejadian. Kredit foto: SSU

Komponen mesin drone yang ditemukan di lokasi kejadian. Kredit foto: SSU

Tingkat radiasi tetap dalam batas normal. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Para penyidik ​​dari Dinas Keamanan Ukraina, di bawah pengawasan prosedural Kantor Kejaksaan Regional Kyiv, sedang berupaya mengidentifikasi dan menuntut pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Menurut Staf Umum, kebakaran yang meliputi area seluas kurang lebih 40 meter persegi berhasil dilokalisasi dan dipadamkan dalam waktu satu jam oleh petugas tanggap darurat dan kelompok operasional.

Fasilitas Penyimpanan Bahan Bakar Nuklir Bekas Terpusat

Ukraina secara resmi mengoperasikan Fasilitas Penyimpanan Bahan Bakar Nuklir Bekas Terpusat pada Januari 2024 meskipun menghadapi risiko perang.

Limbah bahan bakar nuklir disimpan menggunakan teknologi penyimpanan kering dengan sistem isolasi lingkungan penghalang ganda yang disediakan oleh struktur kontainer yang dirancang khusus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
bni
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Erupsi Mencapai 700 Meter, ...

Gempa Jepang dan Gempa Kolombia

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Gempa Jepang dan Gempa Kolo...

Semifinal Toronto Open Ketemukan Dua Pemain Keras

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Semifinal Toronto Open Kete...

Pegawai Kemensos Main Judol? Skrining Mulai Diterapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Pegawai Kemensos Main Judol...

Sekitar 50.000 Masjid Serentak Dibersihkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Sekitar 50.000 Masjid Seren...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.