Ilmuwan Berusaha Temukan Obat untuk Hentikan Sendawa Sapi akibat Gas Metana
📅 Senin, 25 Nov 2024, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMurid-murid Hess menguji berbagai formula dalam bioreaktor, wadah yang mereproduksi kondisi kehidupan mikroorganisme dalam perut dari gerakan hingga suhu.
Proyek ini tengah dilaksanakan di UC Davis dan Institut Genomik Inovatif (IGI) UC Berkeley.
Para ilmuwan di IGI tengah berupaya mengidentifikasi mikroba yang tepat, mikroba yang mereka harapkan dapat diubah secara genetik untuk menggantikan mikroba penghasil metana.
Mikroorganisme yang dimodifikasi kemudian akan diuji di UC Davis di laboratorium dan pada hewan. “Kami tidak hanya berusaha mengurangi emisi metana, tetapi juga meningkatkan efisiensi pakan,” kata Kebreab.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Hidrogen dan metana, keduanya adalah energi, jadi jika Anda mengurangi energi tersebut dan mengalihkannya ke hal lain… kita akan mendapatkan produktivitas yang lebih baik dan emisi yang lebih rendah pada saat yang sama.”
Tujuan utamanya adalah pengobatan dosis tunggal yang diberikan sejak awal kehidupan, karena sebagian besar ternak merumput bebas dan tidak dapat menerima suplemen harian.
Ketiga tim peneliti tersebut diberi waktu 70 juta dollar AS dan tujuh tahun untuk mencapai terobosan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebreab telah lama mempelajari praktik peternakan berkelanjutan dan menolak seruan untuk mengurangi konsumsi daging demi menyelamatkan planet.
Meskipun mengakui hal ini mungkin berhasil untuk orang dewasa yang sehat di negara-negara maju, ia menunjuk negara-negara seperti Indonesia, di mana pemerintah berupaya meningkatkan produksi daging dan susu karena 20 persen anak di bawah usia lima tahun menderita hambatan pertumbuhan.
“Kita tidak bisa menyuruh mereka untuk tidak makan daging,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!