Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Pemasok Ikan di Tangsel Raup Untung dan Berdaya Berkat MBG

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 12:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Pemasok Ikan di Tangsel Raup Untung dan Berdaya Berkat MBG Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi: Menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang siap disajikan.

JAKARTA – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, meraup keuntungan besar sejak dipercaya memasok ikan segar untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Khusus Tangsel.

Sang pemilik usaha, Ifta Bintan, mengaku sudah mampu mempekerjakan 15 pegawai untuk memilih, menimbang, sekaligus memfilet ikan agar siap diolah di dapur MBG.

"Karyawan saya tambah banyak. Mitra kami juga bertambah. Dengan adanya MBG, saya banyak membantu ibu-ibu di sekitar rumah untuk ikut bekerja memotong, mencabut duri, lalu memfilet," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (01/10).

Untuk memenuhi permintaan SPPG, pihaknya setiap hari menyuplai 3.000 hingga 6.000 potong ikan filet. Ia kini bekerja sama dengan enam nelayan, meningkat dari sebelumnya yang hanya dua.

"Kami upayakan ikan-ikan tidak lebih dari empat jam di suhu ruang. Walaupun selalu diberi es batu supaya tetap segar," ujar dia.

Bagi Bintan, MBG bukan sekadar peluang usaha, melainkan juga sumber keberlangsungan hidup banyak orang. Oleh karena itu ia berharap program prioritas nasional ini tetap dilanjutkan.

"Justru program ini harus lebih dimaksimalkan agar semakin banyak anak-anak yang mendapatkan makanan bergizi. Saya juga ingin memperkenalkan ikan kepada anak-anak bahwa ikan itu enak dan bergizi," paparnya.

Sementara itu Kepala SPPG Khusus Tangsel Nindy Sabrina mengemukakan pihaknya memang membuka peluang luas bagi UMKM untuk ikut terlibat. Saat ini ada 15–20 UMKM yang menjadi pemasok bahan baku mulai dari daging ayam, telur, tempe, tahu, sayuran, hingga buah-buahan.

"Semua UMKM bisa datang ke sini, bisa mengetuk pintu. Silakan ajukan penawaran sesuai spesifikasi. Selama kualitas sesuai dan harganya masuk, pasti bisa kami terima," ucapnya.

Nindy menambahkan tingginya kebutuhan dapur MBG otomatis turut menggerakkan ekonomi masyarakat.

"Daging ayam saja sehari bisa 300–400 kg. Belum lagi beras, ikan, dan sayuran. UMKM kan mempekerjakan orang juga, lalu ada mitra mereka seperti petani, peternak, dan nelayan. Jadi, banyak sekali masyarakat yang terdampak," tuturnya.

SPPG Khusus Tangsel bahkan mendapatkan penghargaan sebagai SPPG Ramah UMKM berkat komitmen melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah dalam rantai pasok MBG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

38 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.