Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geopark Merangin Siap Hadapi Asesor UNESCO, Semua Aspek Dipoles

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Geopark Merangin Siap Hadapi Asesor UNESCO, Semua Aspek Dipoles Doc: ANTARA/ Agus Suprayitno.
Ket. Taman bumi Geopark Merangin Jambi di kawasan Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin.

MERANGIN – Gugusan Geopark Merangin memiliki nilai strategis karena memadukan kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, dan warisan budaya dalam satu kawasan yang berpotensi menjadi penggerak ekonomi daerah.

Pengelolaan geopark secara berkelanjutan tidak hanya mendukung konservasi situs-situs bernilai ilmiah, tetapi juga membuka peluang pengembangan geowisata, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan pendapatan lokal.

Dengan tata kelola yang terintegrasi, Geopark Merangin dapat menjadi contoh bagaimana pelestarian alam berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi yang inklusif.

Badan pengelola Geopark Merangin Jambi matangkan persiapan menjelang penilaian dari pihak UNESCO yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 10 hingga 15 Agustus 2026 mendatang.

"Rencananya akan ada delapan titik lokasi yang akan dikunjungi oleh tim penilai Unesco berdasarkan ketentuan evaluasi ulang dilaksanakan setiap empat tahun sekali dengan mengutus dua evaluator internasional dari Korea Selatan dan Prancis," kata Ketua Badan Pengelola Jambi Unesco Global Geopark Agus Zainuddin di Merangin, Selasa (4/8).

Agus menjelaskan tim penilai (evaluator) rencananya akan mengunjungi delapan lokasi dalam gugusan Geopark Merangin.

Penilaian akan fokus pada keragaman geologi, keanekaragaman hayati (biodiversity), serta kearifan lokal masyarakat setempat.

Kunjungan yang bakal didatangi meliputi, situs geologi dan budaya di sekitar Goa Tiangko. Wilayah tersebut diketahui merupakan kawasan konservasi cagar alam seluas 1,8 hingga 2,8 hektar yang terjaga sejak zaman Belanda.

Dengan kearifan lokal diantaranya keberadaan irigasi kincir air sawah, serta peninggalan manusia purba (prasejarah) berusia 10.250 tahun di sekitar goa tersebut.

Berikutnya, situs unggulan Fosil Merangin berupa batu Granit Teluk Wang (125 juta tahun), Fosil Kayu Teluk Ketimbung, serta tumbuhan purba (Araucarioxylon) berusia 300 juta tahun di formasi Mengkarang yang menjadi warisan geologi langka di dunia.

Agus menambahkan, situs lain yang akan disinggahi oleh tim penilai adalah keberadaan ​Situs Fosil Muara Karing, menyajikan fosil daun, pandan, dan tunggul kayu purba berumur 300 juta tahun.

Selain situs di situs purba, tim akan melakukan kunjungan ke kawasan wisata minat khusus dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Danau Pauh Kecamatan Jangkat. Di sana terdapat destinasi wisata taman bunga hingga kawasan desa mandiri energi Rantau Kermas.

Karena desa tersebut memiliki keunikan karena menonjolkan perlindungan hutan adat, serta memiliki pembangkit listrik mini menggunakan air (mikrohidro), dan pernah meraih juara pertama Global Geopark Network Award 2023 di Maroko, lanjutnya.

"Kita siap dan optimis, tentunya proses ini terus kita maksimalkan, dan kita sangat berharap status Unesco Global Geopark untuk Merangin Jambi dapat terus kita pertahankan," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
DKI Jakarta Berbagi Ilmu Ob...
Ekonomi
OJK Ungkap Strategi Jaga St...

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.