Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Luas Biasa! 66 Sekolah Rakyat Siap Dibangun Tahun Ini

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Luas Biasa! 66 Sekolah Rakyat Siap Dibangun Tahun Ini Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Semarang - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyebutkan bahwa saat ini setidaknya sudah ada 66 sekolah rakyat yang siap dibangun di berbagai daerah di Indonesia pada tahun ini.

"Sekolah rakyat, kita punya 53 yang sudah siap. Ini sudah ada tambahan 12. Kemarin, kami ke Indramayu ada satu lagi. Jadi, 53+13 berarti 66 (sekolah rakyat) yang bisa dimulai tahun ini," katanya, di Semarang, Kamis (8/5).

Ia mengatakan bahwa sumber daya manusia (SDM), yakni tenaga pengajarnya sudah disiapkan beserta dengan kurikulum yang diatur oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Namun, kata dia, para guru nantinya akan diambil atau berasal dari daerah yang menjadi lokasi sekolah rakyat, misalnya di Kota Semarang maka gurunya harus dari Kota Semarang dan sekitarnya.

"Sumber daya pengajarnya, kurikulum yang mengatur Kemendikdasmen. Tetapi, yang diambil adalah guru-guru di mana sekolah itu berada ya. Gurunya harus berasal dari sekitar situ," katanya.

Karena itu, kata dia, Kemendikdasmen nantinya akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk penyediaan guru sekolah rakyat.

Mengenai status guru, ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto menginginkan guru sekolah rakyat berstatus aparatur sipil negara (ASN), namun akan dilihat kondisinya di masing-masing daerah.

"Presiden mintanya gurunya (sekolah rakyat) ASN, tapi kami lihat apakah kalau ASN ada? Kami lihat nanti karena yang tahu adalah pemerintah daerah. Kalau untuk kepala sekolah sudah aman, sudah beres," katanya.

Menurut dia, sekolah rakyat memang diperuntukkan bagi masyarakat dari kalangan tidak mampu, terutama yang berada di Desil 1 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Untuk murid juga sedang kami 'assessment'. Besok saya juga akan ke Solo dan Jogja untuk mengecek profil calon murid di sekolah rakyat itu. Ini diutamakan untuk siswa yang miskin," katanya.

Ia mengatakan bahwa Presiden menginginkan setidaknya setiap daerah memiliki minimal satu sekolah rakyat yang berkapasitas 1.000 siswa, mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung oleh negara, seperti seragam, alat sekolah, makan, dan tempat tinggal, kata dia, mengingat sekolah rakyat menerapkan sistem asrama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.