PM Ishiba Sampaikan Keprihatinan soal LTS pada Presiden Xi
📅 Senin, 18 Nov 2024, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Cabinet Public Relations Office
LIMA - Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, telah menyampaikan kekhawatiran mendalam mengenai situasi di Laut Tiongkok Selatan (LTS) kepada Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dalam pertemuan langsung pertama mereka, menurut keterangan dari Kementerian Luar Negeri Jepang pada Sabtu (16/11).
Meski demikian, keduanya sepakat untuk memperkuat pertukaran budaya dan melanjutkan dialog tingkat tinggi mengenai ekonomi, menurut pernyataan Tokyo dan Beijing setelah pertemuan mereka di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Peru.
Pertemuan ini berlangsung setelah Ishiba berhasil terpilih kembali sebagai perdana menteri dalam pemungutan suara parlemen pekan lalu, meskipun koalisi yang dipimpinnya mencatatkan hasil pemilu terburuk dalam 15 tahun terakhir.
Hubungan Jepang-Tiongkok semakin tegang akibat pembangunan kapasitas militer Beijing di kawasan tersebut, sementara Jepang memperkuat aliansi keamanan dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.
“PM Ishiba menyampaikan kekhawatiran serius atas meningkatnya aktivitas militer Tiongkok” kepada Presiden Xi, kata Kementerian Luar Negeri Jepang.
Sebaiknya Anda baca juga:

PM Jepang, Shigeru Ishiba (kiri), berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, saat keduanya bertemu di sela-sela KTT APEC di Lima, Peru, pada Jumat (15/11). Pada pertemuan bilateral itu, PM Ishiba menyampaikan kekhawatiran mendalam mengenai situasi di LTS kepada Presiden Xi.
PM Ishiba juga menekankan bahwa perdamaian dan stabilitas Selat Taiwan sangat penting bagi Jepang dan masyarakat internasional. Selain itu, ia juga menyampaikan keprihatinan serius atas situasi di LTS, Hong Kong, dan Xinjiang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tiongkok semakin meningkatkan tekanan militer terhadap Taiwan dalam beberapa tahun terakhir, berusaha memaksa Taipei menerima klaim kedaulatannya, yang ditolak tegas oleh pemerintah pulau tersebut.
Dalam beberapa bulan terakhir, Beijing juga semakin mempertegas klaim teritorialnya di Laut Tiongkok Timur (LTT) dan LTS.
Sedangkan Presiden Xi berharap Jepang dapat bekerja sama dengan Tiongkok untuk menangani isu-isu prinsipil seperti sejarah dan Taiwan serta mengelola perbedaan secara konstruktif, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Tiongkok.
“Presiden Xi menambahkan bahwa Tiongkok dan Jepang, yang memiliki kepentingan ekonomi dan industri yang saling terhubung erat, perlu mengupayakan kerja sama yang saling menguntungkan dan menjaga sistem perdagangan bebas global serta rantai pasokan yang stabil dan lancar,” imbuh kementerian itu.
Tokyo menyatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk bekerja sama dalam mewujudkan kunjungan bersama oleh masing-masing menteri luar negeri, serta melanjutkan dialog tingkat tinggi mengenai pertukaran budaya dan ekonomi.
Di APEC, PM Ishiba juga bertemu dengan Presiden AS, Joe Biden, dan mengadakan pembicaraan trilateral dengan Biden dan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!