Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Latihan TNI AU Ambil Konsep Pertahanan IKN

📅 Selasa, 05 Nov 2024, 00:15 WIB | Oleh:
Latihan TNI AU Ambil Konsep Pertahanan IKN Doc: istimewa
Ket. Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono

JAKARTA – Latihan yang digelar TNI AU dengan nama Angkasa Yudha pada tahun ini mengambil konsep simulasi pertahanan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kebijakan ini diambil karena lokasi IKN yang berada di kawasan Kalimantan Timur berdekatan dengan perbatasan negara lain.

"Nah, kenapa kita laksanakan dengan konsep ini. IKN yang jadi role model kita bahwa ini adalah antisipasi Angkatan Udara terhadap perpindahan IKN," kata Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dalam jumpa pers, di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (4/11).

Selain itu, tambah Kasau, IKN juga berdekatan dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang menjadi jalur perekonomian. Kemudian, kerawanan-kerawanan itu muncul karena dekatnya dengan ancaman yang akan datang terutama dengan border atau batas wilayah.

Seperti dikutip dari Antara, Kasau mengatakan kondisi tersebut membuat TNI AU harus memperkuat pertahanan IKN dari serangan asing di wilayah laut maupun udara. Karena itu, Kasau memastikan pihaknya akan melatih kekuatan tempur di darat, udara, dan bidang siber dalam latihan Angkasa Yudha demi memperkuat pertahanan IKN.

"Kita akan melihat, menguji, juga doktrin yang ada terkait dengan adanya kepindahan IKN baik dari segi pertahanan, baik dari segi keamanan ancaman-ancaman yang ada di sekitar IKN, itu fokus kita," tutur dia.

Untuk diketahui, latihan Angkasa Yudha ini digelar secara bertahap di mana rangkaian pertama berlangsung dari tanggal 4 sampai 8 November 2024.

"Akan dilaksanakan gladi posko bertempat di Soyus Sesko AU kemudian dilaksanakan juga di Mako Koops udara masing-masing daerah pada tanggal 4 sampai 8," ucap Tonny.

Pertahanan Siber

Selain itu, pada rentan waktu tersebut pihaknya akan menggelar pelatihan gladi posko di bidang pertahanan siber dan latihan proses pengambilan keputusan militer (PPKM).

Setelah itu, latihan bersama Angkasa Yudha akan menggelar latihan tahap dua yakni war gaming atau perencanaan taktik perang yang akan dijalankan dalam sebuah misi militer.

Di tahan terakhir ada latihan lapangan yang akan dilaksanakan di masing-masing pangkalan udara. Tidak hanya itu, TNI AU juga akan menggelar fire power demo untuk menguji seluruh kekuatan alutsista.

Dua kegiatan yang masuk dalam rangkaian latihan Angkasa Yudha itu digelar pada 25 November sampai 29 November 2024. Lebih lanjut, Tonny mengatakan akan mengerahkan seluruh kekuatan personel, alutsista, serta pesawat tempur dalam kegiatan ini.

"Personel yang dilibatkan ada 2.500 orang kemudian alutsista yang digunakan kita menerbangkan 56 jenis pesawat, kemudian ada radar, kemudian ada kendaraan taktis dan ada kendaraan khusus juga kita mainkan," papar Kasau.

Kasau mengatakan pihaknya akan memperkuat pertahanan siber TNI AU melalui latihan Angkasa Yudha 2024. "Ya, jadi siber kita menggunakan semua kekuatan yang ada kita miliki, software maupun hardware yang kita miliki," kata Kasau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.