Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK catat transaksi non-tunai di Jakarta meningkat

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 16:01 WIB | Oleh:
OJK catat transaksi non-tunai di Jakarta meningkat Doc: ANTARA/ HO-Bank DKI
Ket. Arsip pembeli menyelesaikan transaksi menggunakan layanan QRIS Bank DKI.

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat transaksi non-tunai di Jakarta meningkat 5,10 persen (yearoveryear/ yoy) pada triwulan II 2024 seiring dengan penguatan pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta.

"Jenis pembayaran non-tunai tumbuh sebesar 5,10 persen (yoy)," kata Anggota Dewan Komisioner OJK Inarno Djajadi di Jakarta, Selasa.

Inarnomencontohkan transaksi melalui QR Code Indonesia Standard (QRIS). Data pada triwulan II 2024 menunjukkan jumlah entitas bisnis yang memanfaatkan QRIS (merchant)Jakarta tercatat sebanyak 5,4 juta atau bertambah sebanyak 119 ribumerchantQRIS dari triwulan sebelumnya.

QRIS yang diluncurkan Bank Indonesia telah berlaku efektif secara nasional tahun 2020. Peluncuran QRIS, sambung Inarno, merupakan salah satu implementasi visi sistem pembayaran Indonesia 2025.

Inarno yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jakarta itu kemudian mengatakan pengembangan ekosistem keuangan digital yang sinergis diperlukan dalam rangka mewujudkan tingkat pertumbuhan ekonomi Jakarta yang masih cukup tinggi.

Adapun perekonomian Jakarta pada 2024, kata dia, diproyeksikan masih akan tumbuh tinggi yakni pada kisaran 4,6 sampai dengan 5,4 persen (yoy).

"Apalagi sebagaimana data yang ada pertumbuhan ekonomi Jakarta juga disertai oleh perkembangan transaksi pembayaran non-tunai yang terus meningkat dalam transaksi lokapasar(e-commerce)," kata dia.

Di sisi lain, sambung dia, data East Ventures Digital Competitiveness Index 2023 mencatatkan Jakarta sebagai kota yang terdepan dalam hal daya saing digital di antara seluruh kota di Indonesia.

Daya saing tersebut terutama didukung oleh pertumbuhan positif pada pilar kewirausahaan dan produktivitas yang terlihat dari peningkatan konsumsi rumah tangga melalui transaksie-commerce, penyediaan layanan digital di bidang kesehatan, serta dukungan literasi keuangan melalui perbankan daerah yakni Bank DKI.

"Dengan berbagai kinerja dan inovasi yang dilakukan oleh Pemda DKI Jakarta tersebut, meningkatkan optimisme bahwa kota Jakarta akan terus berkembang menjadi kota yang kompetitif dan berdaya saing global di masa depan," demikian kata Inarno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Wamenkes Tegaskan Influenza A Tidak Berbahaya

17 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Wamenkes Tegaskan Influenza...

Janice Tjen Melaju ke Babak Kedua China Open 2026

22 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Melaju ke Babak...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.