Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menegangkan, 65 Menit Duel Emas Dramatis

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 04:39 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dukungan emosional dari sang ibu menjadi motivasi utama dalam perjuangannya. Deva menyadari bahwa tanpa dukungan, ia tidak akan mencapai kesuksesan ini.

Dua hari sebelum pertandingan, Deva mengalami kesulitan tidur karena tekanan mental. Ia hanya tidur sekitar dua jam sehari, tetapi semangatnya tetap terjaga.

Deva selalu bercita-cita tampil di ajang internasional, seperti SEA Games atau Olimpiade. Ia kini semakin yakin dan bertekad untuk meraih cita-citanya.

Menyadari tantangan di depan semakin berat, Deva berkomitmen untuk berlatih lebih giat. Ia ingin mempertahankan posisinya sebagai juara dan terus berprestasi.

Pil pahit harus ditelan William Gunawan jujitsan DKI Jakarta, sebab harus puas dengan medali perak meski sudah bertarung habis-habisan. Target emas pun pupus.

Perjalanan William hingga semifinal berlangsung seru dan kompetitif. Dukungan keluarga dan tim selalu mendampingi dirinya.

Namun, situasi berubah ketika terjadi beberapa konflik banding antara kontingen Jawa Barat dan Jawa Timur pada semi final, mengganggu fokusnya saat pertandingan final.

Menunggu keputusan selama beberapa jam menjadi tantangan tersendiri bagi William. Ketidakpastian itu menambah beban mental, mempengaruhi konsentrasi dan stamina menjelang pertarungan.

Sesi menunggu yang seharusnya singkat, ternyata membuat waktu pertandingan molor hingga malam hari. Hal ini menguras tenaga, merusak ritme persiapan mentalnya untuk final melawan Deva.

"Setelah beberapa kontingen ada yang bentrok banding, itu membuat fokus jadi kacau. Menunggu tiga jam, itu cukup mempengaruhi psikologi, mental dan juga badan pun capek," ucap William di malam itu.

Juri dari federasi internasional pun diharapkannya dilibatkan dalam pertandingan ke depan sehingga bisa memberikan keputusan yang lebih adil dan tak kontroversial.

Pentingnya kehadiran wasit profesional dianggap William sangat diperlukan untuk menjaga integritas pertandingan. Dengan demikian, atlet bisa bertanding tanpa adanya kepentingan tertentu dari kontingen manapun.

Meskipun tahun ini meraih peringkat kedua, William tetap bersyukur. Ia melihat hasil ini sebagai bagian dari rencana Tuhan dan menyadari potensi evaluasi untuk perbaikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

27 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.