Menegangkan, 65 Menit Duel Emas Dramatis
📅 Minggu, 22 Sep 2024, 04:39 WIB | Oleh: Tim PenulisPertarungan sengit membuat Deva sempat mengalami tekanan mental saat pertandingan, namun semangatnya tidak pudar.
Deva Bagus Setyo, atlet jujitsu asal Jawa Timur, mencetak prestasi luar biasa di PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Ia meraih medali emas di kategori newaza putra -62 kilogram. Sebagai anak dari seorang Tenaga Kerja Wanita di Hong Kong, keberhasilannya sangat mengharukan.
Emas yang digapai Deva tak semudah membalikkan telapak tangan. Pertarungan hebat dan dramatis harus dilalui Deva terutama saat semi final hingga final.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertandingan semifinal menjadi tantangan tersendiri bagi Deva. Ia menghadapi Ananda Mauludi Ikhsan dari Jawa Barat dalam situasi penuh ketegangan.
Di semifinal pertama, Deva berhasil menang, namun hasil itu tidak bertahan lama. Ofisial dari Jabar mengajukan banding, dan pertandingan harus diulang.
Dalam tanding ulang, 5 menit berlalu tanpa ada yang mencetak poin meski telah berjuang keras. Situasi semakin mendebarkan saat pertandingan diperpanjang dengan sistem "golden skor" atau 60 menit.
Sebaiknya Anda baca juga:
Waktu tambahan itu menambah ketegangan bagi kedua atlet yang berambisi meraih kemenangan. Deva dan Ananda saling menekan, berusaha mendapatkan skor pertama.
Akhirnya, Deva sempat kalah dalam perpanjangan waktu, namun pelatihnya, Yunus Junior Paays, mengajukan banding. Keputusan banding ini membawa Deva melanjutkan ke babak final.
Jeda waktu yang singkat antara semifinal dan final tidak mengurangi determinasi Deva. Ia segera bersiap untuk menghadapi lawan baru, William Gunawan dari DKI Jakarta.
Di babak final, Deva menunjukkan kualitas terbaiknya. Meskipun pertandingan berlangsung ketat dan menegangkan, ia berhasil menguasai arena.
Dengan strategi dan keberanian, Deva mencetak poin dan meraih medali emas. William Gunawan harus puas dengan medali perak setelah pertarungan yang sengit.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Deva dan keluarganya. Ia mengucapkan terima kasih kepada ibunya yang berada jauh di Hong Kong.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!