Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terkait Abu Vulkanik, Pahami Apa Itu PM 10 dan PM 2.5  

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 11:21 WIB | Oleh:
Terkait Abu Vulkanik, Pahami Apa Itu PM 10 dan PM 2.5    Doc: ist
Ket. abu vulkanik

JAKARTA – Beberapa waktu lalu Gunung Anak Krakatau Meletus dan menyemburkan abu vulkanik ke berbagai wilayah. Setelah itu, muncul istilah PM 10 dan PM2.5, walau sebenarnya bukan barang baru. 

Abu terdiri atas campuran partikel dengan ukuran dan komposisi yang beragam. Sebagian fraksi abu yang tersuspensi di udara dapat berada dalam rentang particulate matter (PM) yang berpotensi terhirup dan memengaruhi kesehatan pernapasan.

Dokter Spesialis Paru Bethsaida Hospital Gading Serpong dr. Sondang Ruth Angelia Sirait, M.Ked.(Paru), Sp.P, mengatakan semakin kecil ukuran partikel, semakin jauh partikel tersebut dapat masuk ke saluran pernapasan.

"Secara umum, semakin kecil ukuran partikel, semakin jauh partikel dapat masuk ke saluran pernapasan, bahkan sebagian partikel yang sangat halus dapat mencapai saluran napas kecil yang disebut alveolus yang akan menyebabkan peradangan dan stres oksidatif," kata Sondang dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis. 

Ia mengatakan karena itu prinsip utama saat terjadi paparan abu vulkanik adalah mengurangi paparan sedapat mungkin. Arti PM10 merupakan partikel dengan diameter aerodinamik 10 mikrometer atau lebih kecil yang dapat masuk ke saluran pernapasan. Sementara PM2.5 berdiameter 2,5 mikrometer atau lebih kecil sehingga dapat menembus lebih dalam hingga saluran napas kecil di paru.

Semakin kecil ukuran partikel, semakin besar kemungkinan partikel tersebut mencapai bagian saluran pernapasan yang lebih dalam. Namun, dampak abu vulkanik terhadap kesehatan tidak hanya ditentukan oleh ukuran partikelnya.

Konsentrasi partikel di udara, lama paparan, serta komposisi mineral dan kimia abu juga memengaruhi dampaknya. Kondisi kesehatan setiap orang turut menentukan tingkat kerentanan terhadap paparan.

Dalam jangka pendek, paparan abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi hidung dan tenggorokan, batuk, rasa tidak nyaman di dada, mengi, hingga sesak napas. Paparan juga dapat menimbulkan gangguan pada mata dan kulit.

Pada penderita asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), atau penyakit paru kronis lainnya, abu vulkanik dapat memicu atau memperberat gejala.

Anak-anak, lanjut usia, serta orang dengan penyakit paru atau kardiovaskular juga perlu lebih berhati-hati karena lebih rentan terhadap dampak paparan partikel di udara.

Untuk mengurangi risiko, masyarakat dianjurkan membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama aktivitas fisik berat karena dapat meningkatkan frekuensi dan kedalaman napas sehingga jumlah partikel yang terhirup menjadi lebih banyak.

Jika harus berada di luar ruangan atau membersihkan abu, masyarakat disarankan menggunakan masker respirator partikulat seperti KN95, N95, atau standar setara.

Masker perlu digunakan dengan benar dengan memastikan bagian hidung dan mulut tertutup rapat serta tidak terdapat celah besar di sisi masker.

Bagi penderita asma, PPOK, atau penyakit paru kronis lainnya, obat rutin maupun inhaler tetap digunakan sesuai anjuran dokter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.