Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menegangkan, 65 Menit Duel Emas Dramatis

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 04:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menegangkan, 65 Menit Duel Emas Dramatis Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Layar pertandingan antar Deva Bagus Setyo atlet jujitsu Jawa Timur, berduel dengan William Gunawan dari DKI Jakarta dalam final jujitsu PON XXI kategori newaza putra -62 kilogram di Ruang Martial Arts Arena, Kompleks Sumut Sport Center, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (19/9/2024).

Deli Serdang - Duel emas dramatisselama 65 menitberlangsung di arena yang penuh ketegangan. Teriakan semangat menggema, memecah keheningan yang menyelimuti ruang pertandingan final jujitsu.

"Tunjukkan siapa dirimu, Deva! Jangan ragu!" seru seorang pendukung dengan suara membara.

Ruang Martial Arts Arena, Kompleks Sumut Sport Center, Deli Serdang, Sumatera Utara, menjadi saksi bisu pertarungan dua petarung tangguh membela daerah masing-masing.

Deva Bagus Setyo, perwakilan Jawa Timur, berduel dengan William Gunawan dari DKI Jakarta. Kedua atlet ini tahu bahwa medali emas berada di ujung pertarungan sehingga sehingga berduel hingga kemampuan akhir.

Meskipun penonton tak sebanyak pertandingan lainnya, suara riuh dari kontingen Jawa Timur membuat suasana semakin membara.

Mereka berdiri tegak, memberi dukungan penuh kepada Deva. Setiap yel-yel yang mereka teriakkan seolah mengalir menjadi energi yang melingkupi arena.

Rasa tegang menyelimuti udara saat kedua petarung memperebutkan poin. Deva memfokuskan untuk meraih poin, merasakan detak jantungnya berdegup kencang.

Di sisi lain, William juga berupaya mengalahkan Deva. Teknik dan fisik pertarungan dikeluarkan hingga ada pemenang.

Di hadapan mereka, wasit bersiaga memantau setiap pergerakan dan teknik yang dilakukan kedua petarung.

Deva dan William bertarung sengit, berusaha mencari celah untuk menguasai satu sama lain. Suara napas berat dan gerakan kuncian dilakukan dengan tenaga-tenaga terakhir.

William mengincar kelemahan Deva, namun petarung Jawa Timur itu tak mudah dipatahkan. Dengan setiap gerakan, Deva mengingat dukungan teman-temannya, semakin termotivasi untuk bertahan.

Dalam sekejap, William melakukan teknik kuncian yang memaksa Deva untuk bertahan. Namun, semangat dan keyakinan Deva membuatnya tak menyerah, berusaha mencari cara untuk membebaskan diri.

Penonton di tribun bersorak, menyemangati, "Ayo Deva! Tunjukkan keberanianmu!" Suara mereka membangkitkan semangat yang semakin membara dalam diri Deva.

Tak ayal, suara dukungan kepada William jauh lebih sedikit ketimbang Deva. Meski begitu, William tetap berjuang mati-matian berupaya mengalahkan utusan Jatim itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.