Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gol Kevin Diks Melecut Semangat Mengejar Satu Gol Lagi

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 09:23 WIB | Oleh:
Gol Kevin Diks Melecut Semangat Mengejar Satu Gol Lagi Doc: ist
Ket. anak ajaib

JAKARTA – Telur di ujung tanduk adalah gambaran nasib timnas saat Malaysia secara “tidak masuk akal” unggul 6-0 atas Singapura. Dalam satu menit, timnas Indonesia harus mengejar dua gol. 

Misi tidak mungkin itu menjadi mungkin saat Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks menyundul bola dan gol. Dia langsung mengacungkan jari telunjuk, untuk memberi tahu rekan-rekan harus menyarangkan satu gol lagi, dan itu langsung terjadi, berkat permainan fenomenal Ole Rumeny yang mengumpan ke gawang langsung diceploskan anak Ajaib Mitchell Baker untuk menggenapi lima golnya.

Diks sendiri mengaku meminta kepada pelatih John Herdman untuk memainkannya sebagai striker pada akhir laga menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis.

Kevin mengatakan hal ini dilakukannya untuk menjaga tenaganya, sekaligus membantu tim yang saat itu sedang membutuhkan tambahan gol. Inisiatifnya ini membuahkan satu gol untuknya pada menit ke-90+6, yang kemudian membuat Indonesia menang 9-2 dan lolos ke final.

"Iya, di 30 menit terakhir sangat berat bagi saya. Namun, saya mencoba untuk mendorong semua orang di sekitar saya. Saya tidak hanya berjuang untuk diri saya sendiri, saya berjuang untuk semua orang yang ada di sekitar," kata Diks ketika ditemui awak media di mixed zone SUGBK.

"Dan itulah saya berkata kepada pelatih (John Herdman), 'Pelatih, apakah saya perlu digantikan atau menjadi seorang striker? Karena dengan begitu saya bisa tetap di lapangan dan menunggu bola sebentar serta tidak bermain dengan 10 orang'. Jadi, dia setuju dan saya tetap main sebagai seorang striker dan saya mencetak gol," kata dia.

Pemain Borussia Moenchengladbach tersebut pun mengungkapkan rasa bangganya atas penampilan timnya yang sanggup melewati momen sulit, hingga akhirnya secara dramatis lolos ke final.

Sebelum laga ini, momen yang sama dikatakan Kevin terjadi melawan Malaysia, ketika timnya menahan gempuran-gempuran tim Harimau Malaya itu dengan 10 pemain sejak kartu merah Thom Haye pada menit ke-37.

"Kami di babak pertama bermain sangat bagus. Tentu saja gol di mana kami kebobolan tidak menjadikan kami sempurna. Tapi, berjuang sekeras itu setelah tiga pertandingan dalam enam hari atau enam setengah hari itu sangat sulit. Tapi, saya bangga pada para pemain," kata dia.

Di final, Indonesia bertemu dengan Thailand yang saat ini sudah dipastikan menjadi juara Grup B meski mereka belum memainkan laga terakhirnya. Laga ini dimainkan di SUGBK pada Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.

Menuju ke laga itu, Kevin menyebut bahwa Thailand adalah tim yang bagus, tetapi untuk saat ini ia ingin menikmati kemenangan berharga yang membawa tim Garuda ke final.

"Saya sudah sering mendengar tentang mereka. Saya sudah melihat mereka bermain sebentar. Gaya sepak bola mereka bagus. Dan kita lihat saja nanti. Tapi, pertama-tama, kita nikmati saja malam ini, lalu besok fokus pada pertandingan berikutnya, dan nanti kita lihat bagaimana," tutur bek berusia 29 tahun tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.