Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Takumi Hojo Raih Emas Pertama Asian Games 2026, Jepang Langsung Berpesta

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 09:45 WIB | Oleh:
Takumi Hojo Raih Emas Pertama Asian Games 2026, Jepang Langsung Berpesta Doc: AFP
Ket. Takumi Hojo.

NAGOYA — Tuan rumah Jepang membuka perburuan medali Asian Games 2026 dengan sempurna. Takumi Hojo meraih medali emas pertama pesta olahraga Asia tersebut setelah memenangi nomor triathlon individu putra di Gamagori, Minggu (20/9).

Hojo menyelesaikan perlombaan yang terdiri dari renang 750 meter, balap sepeda 20 kilometer, dan lari 5.000 meter dengan catatan waktu 52 menit 56 detik.

Atlet triathlon Jepang berusia 30 tahun itu unggul sembilan detik atas Zhang Xirui dari Tiongkok yang merebut medali perak. Medali perunggu menjadi milik atlet Kazakhstan, Arlan Zhanabay, yang finis enam detik di belakang Zhang.

Kemenangan tersebut menjadi pembuka ideal bagi Jepang yang berstatus tuan rumah Asian Games. Bagi Hojo, medali emas itu juga memiliki arti lebih besar karena keberhasilannya memastikan tiket menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

"Karena ini adalah medali emas pertama kami, kemenangan ini memberikan dorongan besar bagi tim Jepang," kata Hojo.

Ia mengaku sudah berada dalam kondisi terbaik sejak sebelum perlombaan dimulai. Bahkan, cuaca yang sempat menjadi kekhawatiran tidak mengganggu persiapannya.

"Saya benar-benar bersemangat. Bahkan hujan tidak turun, dan kondisi saya sangat baik hingga saya berdiri di garis start," ujar Hojo.

Hojo bukan nama baru di lintasan Gamagori. Setahun sebelumnya, ia juga memenangi ajang triathlon uji coba Asian Games di tempat yang sama. Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika kembali menghadapi persaingan pada ajang utama.

"Saya tahu perlombaan ini akan berat. Tetapi saya berpikir, saya akan mendorong diri saya semaksimal mungkin. Jika berhasil, saya pikir ini akan menjadi perlombaan yang bagus," katanya.

Persaingan ketat terjadi pada nomor lari 5.000 meter. Zhang Xirui mampu terus menempel Hojo dan beberapa kali berada dalam jarak yang sangat dekat sepanjang fase terakhir perlombaan.

Namun, Hojo mampu mempertahankan keunggulannya hingga garis finis dan mengamankan emas untuk Jepang. Zhang harus puas dengan medali perak.

"Saya sangat senang, meskipun kecewa karena berada di belakang Jepang," kata Zhang. "Ini adalah sebuah kehormatan bagi Tiongkok."

Sementara itu, medali perunggu menjadi pencapaian istimewa bagi Zhanabay. Atlet Kazakhstan berusia 20 tahun tersebut mengaku puas meski belum berhasil merebut emas.

"Saya sangat puas dengan hasil ini. Tentu saja saya ingin menang, tetapi inilah hasil yang kami dapatkan," ujar Zhanabay.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Luar Negeri
KBRI Riyadh: Tidak Ada WNI ...

Rinso dan OTHMAN Hadirkan Koleksi Fashion Bertema Noda

55 menit yang lalu | Paundra Zakirulloh

Rona
Rinso dan OTHMAN Hadirkan K...
Nasional
Menekraf: PPh Royalti Buku ...

40 Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
40 Rumah Hanyut Diterjang B...

Mendag Ajak Anak Muda Berbisnis Waralaba

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Mendag Ajak Anak Muda Berbi...
Megapolitan
IQAir: Indeks Kualitas Udar...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.