Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Gamelan Indonesia Menggema di Festival Jazz Ekuador

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Gamelan Indonesia Menggema di Festival Jazz Ekuador Doc: ANTARA/Hendra Nurdiyansyah
Ket. Niyaga atau penabuh gamelan memainkan perangkat gamelan Kanjeng Kyai Nagawilaga di Panggonan Lor, kompleks Masjid Gede Kauman, DI Yogyakarta, Rabu (27/0/2023).

Jakarta - Mahasiswa pemelajar seni gamelan Indonesia dari Universidad de las Artes (UArtes) Guayaquil, Ekuador, memukau penonton di Festival Jazz Ekuador 2024 pada Sabtu waktu setempat.

Ansambel UArtes Gamelan pimpinan Dr. Andrey Astaiza menampilkan komposisi orisinal berjudul "OM" yang menggabungkan melodi tradisional gamelan dengan improvisasi modern, demikian pernyataan pers tertulis Kedutaan Besar RI (KBRI) Quito pada Senin.

Komposisi kolaboratif tersebut menggambarkan warna suara gamelan dan marimba Ekuador yang menghasilkan irama kresendo yang mengingatkan penonton akan suara parade.

Komposisi itu pun menggabungkan melodi tradisional negara Amerika Latin tersebut dengan melodi gamelan Indonesia.

Senandung gamelan dalam karya tersebut diiringi dengan alat musik modern seperti saksofon dan gitar serta alat musik tradisional setempat, kalimba.

"Hal tersebut menunjukkan bahwa gamelan mampu diadaptasikan dan dimainkan bersama dengan instrumen musik modern dan tradisional lainnya," menurut KBRI Quito.

Karya tersebut dimainkan oleh sembilan mahasiswa yang mengikuti kelas gamelan di universitas seni tersebut. Sejumlah dosen UArtes turut andil dalam pertunjukan itu.

Duta Besar RI untuk Ekuador Agung Kurniadi, sejumlah diaspora Indonesia, berbaur dengan warga setempat menyaksikan pertunjukan gamelan tersebut.

KBRI Quito menjelaskan, gamelan telah menjadi bagian dari kurikulum sekolah seni suara UArtes sehingga menjadi mata kuliah tersendiri yang diujikan sejak 2023. Kelas di UArtes Guayaquil tersebut menjadi satu-satunya kelas gamelan di antara universitas di kawasan Amerika Latin.

Cikal bakal hadirnya kelas tersebut berasal dari inisiatif Dubes Agung yang berhasil mencapai kesepakatan kerja sama peminjaman gamelan dengan UArtes pada 2022. KBRI Quito juga secara rutin mengirim maestro gamelan, Joko Ngadimin, untuk mengajar di kelas gamelan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.