Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menulis Kembali Wajah Aceh di Pantai Kampung Jawa Setelah 20 Tahun Lalu Dihantam Tsunami

📅 Minggu, 15 Sep 2024, 22:43 WIB | Oleh: Tim Penulis

Seorang wanita asal Ulee Kareng, Banda Aceh bernama Iin yang datang dengan ketujuh anggotakeluraganya mengaku baru pertama kali melihat layar.

Dia datang dengan saudara, anak, dan cucunya ke Pantai Kampung Jawa untuk menyaksikan perlombaan yang selama ini hanya ia lihat di televisi.

Di lokasi, Iin bersama keluarganya membentangkan tikar dan menjajakan sejumlah makanan ringan sambil menikmati perlombaan yang bahkan tidak bisa mereka lihat dengan jelas.

Iin sendiri tidak begitu berharap akan kemenangan Aceh. Baginya, hadir di Pantai Kampung Jawa untuk menyaksikan olahraga laut itu adalah hal sayang untuk dilewatkan.

Bukan soal menang kalah, melainkan ihwal kebersamaan

Sementara itu, dosen Pendidikan Fisika Universitas Syiah Kuala,Susana, juga tak mau ketinggalan momen perlombaan layar.

Menurut wanita 60 tahun itu, melihat Pantai Kampung Jawa menjadi lokasi perlombaan layar seakan mengobati luka lamanya.

Pasalnya, lokasi sekitar pantai itu tersapu rata saat bencana tsunami melanda 20 tahun lalu, salah satu keluarga dekatnya menjadi korban dalam bencana tersebut.

Susana menyebut dengan tegas bahwa dirinya tak begitu peduli dengan kekalahan atau kemenangan Aceh dalam cabang olahraga itu.

Namun lebih dari itu, Susana melihat perlombaan itu sebagai salah satu momen bersejarah pada 20 tahun kebangkitan Aceh pascatsunami.

Ia tak mau melewatkan bagaimana para atlet layar terbaik dari berbagai provinsi berkumpul di Aceh dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Lebih lagi, Susana ingin menunjukkan bahwa masyarakat Aceh tidak seperti yang orang-orang bayangkan. Dalam hal ini, menurut pengamatan Susana, Aceh sering kali dilihat sebagai provinsi ekstrem yang menurutnya cenderung berkonotasi negatif.

Lewat tulisan ini, Susana ingin mengajukan sejumlah pertanyaan bagi para atlet lintas provinsi serta warga dari seluruh Indonesia yang berkunjung ke Aceh untuk mengikuti atau menyaksikan perhelatan PON.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.