Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Ekonomi Nelayan, Pemkab PPU Integrasikan Koperasi dengan Kampung Nelayan.

📅 Sabtu, 18 Apr 2026, 19:03 WIB | Oleh:
Tingkatkan Ekonomi Nelayan, Pemkab PPU Integrasikan Koperasi dengan Kampung Nelayan. Doc: Antara Foto
Ket. Kapal nelayan di salah satu wilayah pesisir Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan dengan pendirian koperasi perikanan tangkap diintegrasikan dengan Kampung Nelayan Merah Putih.

"Koperasi perikanan tangkap diintegrasikan dengan Kampung Nelayan Merah Putih," ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto ketika ditanya mengenai perikanan tangkap di Penajam, Sabtu.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga telah mengusulkan sejumlah lokasi untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih kepada pemerintah pusat.

Koperasi perikanan tangkap sangat penting untuk menunjang peningkatan kesejahteraan nelayan, seluruh ikan hasil tangkap nelayan dikelola koperasi lebih terorganisasi pendistribusian, sehingga harga tidak dipermainkan tengkulak.

Dengan koperasi perikanan tangkap.akan membuat posisi nelayan lebih kuat dalam penentuan harga ikan hasil tangkap, jelas dia, serta memiliki peluang mendapatkan banyak Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, juga tengah melakukan kajian untuk membangun tempat pelelangan ikan (TPI), di empat kecamatan yang diharapkan meningkatkan perekonomian nelayan di wilayah kabupaten itu.

Sejauh ini, kata dia, dukungan pemerintah kabupaten yang diberikan berupa peningkatan keahlian dan peralatan untuk meningkatkan hasil ikan nelayan.

Tercatat jumlah nelayan mencapai 4.701 orang dengan hasil ikan tangkapan terdata mencapai 6.000 hingga 6.500 ton per tahun.

Sebenarnya hasil tangkapan nelayan lebih besar, namun karena hasilnya langsung dijual kepada pembeli saat masih di tengah laut maupun di darat dan tidak menjual di pasar, sehingga Dinas Perikanan tidak mencatat tangkapan nelayan, demikian Andi Trasodiharto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.