AI Berguna untuk Mengejar Ketertinggalan dengan Negara Lain
Senin, 09 Sep 2024, 19:54 WIB | Oleh: Haryo BronoDi sisi lain, CEO Glair, William Lim mengatakan penerapan AI ini sudah banyak digunakan di berbagai bidang, seperti customer support, recruitment, training, hingga debt collector. Paling populer tentu customer support karena 90 persen menggunakan AI.
"Bahkan untuk sekarang debt collector juga bisa digantikan AI karena bisa menghubungi pelanggan atau nasabah secara langsung," ungkapnya.
Sementara itu, Vice President IT Development Bank DKI, Hafid Hudanul Eka Ebpa yang diwakili M Surandra Pohan selaku Pimpinan Divisi IT Digital Platform & E-Channel Development mengatakan banyak manfaat dari AI di dunia perbankan. Teknologi ini telah digunakan untuk menentukan credit scoring nasabah atau calon nasabah, bisa juga untuk deteksi fraud atau mendeteksi kejahatan siber, hingga membantu percakapan dengan para nasabah.
"Strategi Bank DKI sendiri dalam AI yakni Business Planning, lalu melatih SDM, proses penerapan hingga akhirnya penerapan teknologinya," paparnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!