Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Savvy Games Group dari Arab Saudi

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Savvy Games Group dari Arab Saudi Doc: ANTARA/HO-Kemenparekraf
Ket. Menparekraf Sandiaga Uno bertemu Chief Executive Officer Savvy Games Group Brian Ward guna menjajaki peluang kolaborasi di Paviliun Savvy Games Group di ajang Gamescom 2024, Jerman.

Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menjajaki peluang kolaborasi dengan perusahaan gim dan e-sport dari Arab Saudi, Savvy Games Group untuk pengembangan subsektor gim di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga saat mengunjungi paviliun Savvy Games Group di ajang Gamescom 2024 yang berlangsung di Koelnmesse Halle, Jerman.

Menparekraf lewat keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis merasa bersyukur bisa berkunjung ke Savvy Games Group dan berdiskusi tentang pengembangan gim global serta menjajaki peluang kerja sama yang bisa dilakukan dalam pengembangan subsektor gim di Indonesia.

"Jadi pada momen ini kami ingin melihat potensi kerja sama apa yang bisa kita jajaki, seperti apa bentuknya, apa yang bisa kita kolaborasikan," kata Sandiaga.

Savvy Games Group adalah sebuah perusahaan gim dan e-sport dari Saudi Arabia yang memiliki misi untuk mengembangkan bisnis secara jangka panjang di dua bidang tersebut. Perusahaan itu berdedikasi mendukung sektor tersebut secara global, memimpin investasi gim secara global, mendukung banyak pengembang gim dan inovator teknologi, dan melakukan fasilitasi dan akses adil di sektor gim yang cepat berkembang dan dinamis.

Ia berharap Savvy Games Group bisa mengunjungi Indonesia untuk berkolaborasi dan menyelenggarakan gelaran gim berskala internasional di Bali atau Jakarta.

Ia juga menyampaikan bahwa jumlah pemain gim di Indonesia saat ini tercatat 100 hingga 200 juta orang di berbagai platform.

Saat ini Indonesia juga telah memiliki Peraturan Presiden tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional, yang bertujuan memperkuat ekosistem dan industri gim lokal di Indonesia. Mengingat, industri gim Indonesia menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif yang tergolong kuat, tumbuh pesat, dan memiliki potensi sangat besar.

Chief Executive Officer Savvy Games Group Brian Ward menyampaikan, saat ini perusahaan sedang melakukan eksplorasi untuk investasi dan ekspansi ke beberapa perusahaan gim, salah satunya Indonesia.

"Jadi sekarang kami memiliki pengembang gim yang sangat besar nomor empat di dunia dan nomor satu di Amerika. Dan ini adalah awal dari investasi kami dalam pengembangan gim. Kami terus mencari tim studio dan perusahaan yang merupakan pengembang gim yang sedang naik daun dimanapun mereka berada untuk berkolaborasi dengan dan menambah portofolio kami," katanya.

Brian juga menjelaskan bagaimana skema investasi Savvy Games Group kepada pengembang gim yang sudah diinvestasikan.

"Jadi dengan Savvy, kami berteman dengan semua orang dan mudah-mudahan mereka semua menyukai kami dan kami senang untuk Anda tahu, melihat jauh di pasar Asia Tenggara untuk ekspansi dan kolaborasi dalam pengembangan gim," kata Brian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.