Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perguruan Tinggi RI Didorong Tingkatkan Beasiswa Bagi Pelajar Ethiopia

📅 Sabtu, 10 Agu 2024, 22:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perguruan Tinggi RI Didorong Tingkatkan Beasiswa Bagi Pelajar Ethiopia Doc: ANTARA/HO-KBRI Addis Ababa
Ket. Duta Besar Indonesia untuk Ethiopia Al Busyra Basnur menyampaikan pernyataannya di hadapan pemimpin perguruan tinggi RI yang sedang berkunjung ke Ethiopia di KBRI Addis Ababa, Rabu (7/8/2024).

Jakarta - Duta Besar Indonesia untuk Ethiopia Al Busyra Basnur mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk meningkatkan nilai beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa dari Afrika, khususnya Ethiopia.

"Saya menyarankan, kalau bisa, pemberian beasiswa kepada mahasiswa Ethiopia dan negara lain di Afrika mencakup seluruh komponen, yaitu uang kuliah, perpustakaan, asuransi kesehatan dan biaya hidup yang layak," kata Al Busyra, sebagaimana pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Usulan beasiswa tersebut disampaikan Dubes pada Rabu (7/8) dalam pertemuan dengan pemimpin perguruan tinggi RI yang menjadi anggota delegasi Indonesia untuk dialog umat beragama pimpinan Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Suyitno, yang berlangsung di Ethiopia.

Delegasi tersebut terdiri dari Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Rosihon Anwar, Rektor Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, dan Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado Dr. Olivia Cherly Wuwung.

Selain itu, ada pula Kepala Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak Dr. Sunarso dan Kepala Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri Dr. Sulaiman Girivirya.

Al Busyra mengatakanmahasiswa dari Ethiopia dan negara-negara Afrika lainnya menerima banyak sekali tawaran beasiswa dari berbagai negara di Eropa, Amerika, dan Asia termasuk Indonesia. Namun, jumlah mahasiswa Ethiopia di Indonesia masih sangat sedikit.

Menurut Dubes, hal itu ini disebabkan karena mahasiswa Ethiopia lebih tertarik menerima beasiswa penuh yang ditawarkan oleh perguruan tinggi.

"Sementara (perguruan tinggi) di Indonesia umumnya menawarkan beasiswa secara terbatas," ucap Al Busyra.

Terlebih, minat mahasiswa Ethiopia untuk belajar di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Al Busyra mengatakanpendaftar program beasiswa Kemitraan Negara Berkembang RI dari Ethiopia sampai dengan lima tahun yang lalu hanya sekitar 10 orang setiap tahunnya.

Namunjumlah pendaftar beasiswa tersebut meningkat hingga 235 orang pada 2024, meski yang diterima oleh Pemerintah Indonesia hanya delapan orang.

Dengan demikian, Dubes mendorong perguruan tinggi di Indonesia menyambut antusiasme mahasiswa Ethiopia untuk belajar di Indonesia dengan menyediakan beasiswa yang lebih memenuhi ekspektasi mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Warga Manfaatkan Sisa Mater...

Hujan Diramalkan Bakal Turun di Sebagian Besar Nusantara

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Hujan Diramalkan Bakal Turu...
Daerah
Pesparawi Diharapkan Berlan...
Olahraga
Badosa Hentikan Tren Buruk ...

Waow… Inul Bicara Transformasi Musik. Apa Katanya

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Waow… Inul Bicara Transfo...

Empat Pendaki Gunung Semeru Ditangkap, Ada Apa

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Empat Pendaki Gunung Semeru...
Nasional
Menjaga Rupiah dengan BI Ra...
Nasional
“Panda” Senilai 1 Milia...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.