Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

CEO OpenAI Sam Altman Ubah Pandangan soal AI: “Tidak Akan Ada Kiamat Pekerjaan”, Ternyata Dampaknya Tak Seburuk yang Dikhawatirkan

📅 Rabu, 27 Mei 2026, 06:05 WIB | Oleh:
CEO OpenAI Sam Altman Ubah Pandangan soal AI: “Tidak Akan Ada Kiamat Pekerjaan”, Ternyata Dampaknya Tak Seburuk yang Dikhawatirkan Doc: Antara
Ket. CEO OpenAI Sam Altman.

SYDNEY - CEO OpenAI Sam Altman pada Selasa (26/5) mengatakan bahwa perkembangan dan adopsi kecerdasan buatan (AI) yang sangat cepat tidak akan menyebabkan “kiamat pekerjaan” secara global, serta teknologi tersebut tidak menghilangkan pekerjaan kerah putih sebanyak yang sebelumnya ia khawatirkan.

Dilansir dari Chanel NewsAsia, dalam konferensi Commonwealth Bank of Australia (CBA) di Sydney yang dilakukan secara virtual, Altman mengatakan bahwa pada awalnya ia memang khawatir terhadap dampak AI terhadap tingkat pekerjaan global.

Ia menyebut dirinya dan para eksekutif OpenAI “cukup tepat” dalam memprediksi perkembangan teknologi sejak peluncuran ChatGPT pada 2022. Namun, mereka “cukup keliru” dalam memprediksi dampak sosial dan ekonominya.

“Saya senang ternyata saya salah soal ini. Saya sempat berpikir akan ada lebih banyak dampak pada hilangnya pekerjaan kerah putih level awal dibandingkan yang terjadi sekarang,” kata Altman kepada CEO CBA Matt Comyn dalam wawancara tersebut.

“Saya sekarang merasa lebih memahami mengapa hal itu belum terjadi, dan tentu saya bersyukur. Tapi ini adalah area di mana intuisi saya ternyata meleset.”

Ia menambahkan, “Banyak orang bilang seharusnya kita bisa mengurangi kepanikan dan pesimisme, tapi pada saat itu saya merasa ini adalah risiko nyata yang perlu dibicarakan, dan itu masih mungkin terjadi.”

Altman tidak menyebutkan data spesifik pada Selasa tersebut, tetapi sebelumnya ia pernah membahas potensi pemangkasan pekerjaan di berbagai industri akibat perkembangan AI.

Sejumlah perusahaan global seperti HSBC, Amazon, Standard Chartered, dan CBA telah mengumumkan bahwa sebagian pekerjaan di perusahaan mereka mulai digantikan oleh AI.

OpenAI juga dilaporkan sedang bersiap mengajukan penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat secara rahasia dalam beberapa minggu ke depan, menurut laporan Reuters pekan lalu. Perusahaan itu disebut dapat menargetkan valuasi hingga US$1 triliun dan mengumpulkan dana sedikitnya US$60 miliar.

“Bagian Manusia dalam Pekerjaan Tidak Tergantikan”

Altman mengatakan bahwa meskipun AI semakin banyak mengambil peran di berbagai industri dan pekerjaan, tetap ada “bagian manusia” dalam pekerjaan yang tidak bisa digantikan.

Ia mengaku pernah menggunakan AI untuk membalas pesan di Slack dan email, namun kemudian kembali menanganinya sendiri.

“Saya pernah membuat AI membalas pesan dengan tulisan ‘ini AI milik Sam’, dan itu menjadi contoh yang luar biasa bagi saya bahwa kita benar-benar peduli pada interaksi antar manusia,” ujarnya.

“Kita benar-benar peduli pada interaksi kita dengan orang lain, dan hal ini, yang menghabiskan banyak waktu saya, bukan sesuatu yang saya bayangkan bisa sepenuhnya saya alihkan ke AI dalam waktu dekat.”

Menurutnya, kesadaran itu membuat pandangannya berubah bahwa pekerjaan manusia tidak akan sepenuhnya tergantikan oleh AI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.