Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Lampung Wajibkan Koperasi Desa Merah Putih Bermitra dengan SPPG

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 05:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Lampung Wajibkan Koperasi Desa Merah Putih Bermitra dengan SPPG Doc: Antara
Ket. Koperasi Desa Merah Putih yang beroperasi di Kabupaten Lampung Selatan.

Bandarlampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan bahwa Koperasi Desa Merah Putih di daerah ini harus bermitra dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendorong ekosistem bisnis desa di wilayahnya.

"Untuk mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis di desa, telah ada satu surat edaran Gubernur Lampung yang sudah ditanda tangani mengenai kewajiban Koperasi Desa Merah Putih di Lampung yang harus bermitra dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi setempat," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung Evie Fatmawaty di Bandarlampung, Selasa (28/4).

Ia mengatakan meski Koperasi Desa Merah Putih diwajibkan bermitra dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, namun ada sejumlah ketentuan yang harus dilakukan salah satunya yakni harga produk di Koperasi Desa Merah Putih tidak boleh lebih tinggi dari warung yang ada di sekitarnya.

"Harga tidak boleh lebih tinggi dari warung, lalu memperbolehkan warung di sekitarnya membeli barang dari koperasi. Sehingga Koperasi Desa Merah Putih bisa berfungsi sebagai distributor barang juga, jadi sirkulasi bisnis di desa berjalan dengan aktif," katanya.

Dia menjelaskan Koperasi Desa Merah Putih diarahkan tidak hanya memiliki gerai namun harus menggerakkan bisnis di desa dengan memasok berbagai produk atau kebutuhan untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di masing-masing desa.

"Di Provinsi Lampung sudah ada contohnya yakni di Desa Bandar Negeri Kabupaten Waykanan, disana dengan potensi perkebunan melon, jeruk, peternakan ayam dan sawah. Koperasi Desa Merah Putih mengelola potensi itu kemudian koperasi bekerjasama dengan berbagai pihak, untuk padi ke Bulog untuk menampung hasil panennya. Sehingga bisnis berputar dan tidak hanya mengandalkan gerai saja," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.