Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dianggap Vampir, Pembunuh Berantai Kenya Mengaku Bunuh 42 Wanita

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 14:53 WIB | Oleh:
Dianggap Vampir, Pembunuh Berantai Kenya Mengaku Bunuh 42 Wanita Doc: Istimewa
Ket. Masyarakat berkumpul di tepi tambang yang ditinggalkan untuk menyaksikan para sukarelawan mencari sisa-sisa manusia di tempat pembuangan sampah di daerah kumuh di Nairobi. Polisi mengatakan sembilan jenazah telah ditemukan sejauh ini dan otopsi sedang dilakukan di Nairobi.

NAIROBI - Kepolisisn Kenya pada hari Senin (15/7), menangkap seorang tersangka pembunuh berantai yang mengaku membunuh 42 wanita termasuk istrinya dan membuang potongan tubuh mereka ke tempat pembuangan sampah di Nairobi.

Dilansir oleh The Guardian, sejak hari Jumat (12/7), sembilan jenazah yang disembelih dan diikat dalam kantong plastik telah dievakuasi dari tempat pembuangan sampah di kawasan kumuh Mukuru di selatan ibu kota.

Penjabat inspektur jenderal polisi, Douglas Kanja, mengatakan, tersangka berusia 33 tahun, bernama Collins Jumaisi Khalusha, ditangkap sekitar pukul 3 pagi di dekat bar Nairobi, tempat dia menonton final Euro 2024.

"Kita berhadapan dengan seorang pembunuh berantai, seorang pembunuh berantai psikopat yang tidak menghormati kehidupan manusia. Kita berhadapan dengan vampir, psikopat," ujar Kepala Direktorat Investigasi Kriminal atau Directorate of Criminal Investigations, Mohamed Amin, kepada wartawan

Dia mengatakan Khalusha mengklaim pembunuhan itu terjadi antara tahun 2022 hingga Kamis lalu.

"Tersangka mengaku telah memancing, membunuh, dan membuang 42 jenazah perempuan di tempat pembuangan sampah," ujarnya.

"Sayangnya, dan ini sangat menyedihkan, tersangka menyatakan bahwa korban pertamanya adalah istrinya, yang dicekiknya sampai mati sebelum dipotong-potong dan dibuang di tempat yang sama."

Terduga tersangka terlacak setelah dilakukan analisis terhadap ponsel salah satu korban, kata Amin, dalam operasi gabungan DCI dan Polri. Saat petugas menyerbu, "dia sedang dalam proses memikat korban lainnya", kata Amin.

Khalusha mengaku memiliki "pengetahuan duniawi" terhadap beberapa korbannya, tambahnya.

Petugas menggeledah rumah satu kamar tersangka, yang terletak hanya 100 meter dari tempat mayat ditemukan, dan menemukan parang, karung nilon, tali, sepasang sarung tangan karet industri, "tas tangan wanita berwarna merah muda" dan pakaian dalam wanita.

Kanja mengatakan, otopsi terhadap korban yang ditemukan hingga saat ini akan dilakukan pada Senin. Delapan orang telah dipastikan berjenis kelamin perempuan.

Amin mengatakan, tersangka kedua yang tertangkap membawa ponsel salah satu korban juga telah ditangkap.

Penemuan ini kembali menyoroti kepolisian Kenya dan memberikan tekanan lebih besar kepada presiden, William Ruto, yang sedang berjuang mengatasi krisis terkait protes anti-pemerintah yang meluas dan menewaskan puluhan demonstran.

Pengawas polisi Kenya, Otoritas Pengawasan Kepolisian Independen atau Policing Oversight Authority (IPOA), mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka sedang menyelidiki apakah ada hubungan polisi dengan mayat-mayat yang ditemukan dalam tumpukan tersebut, dan mencatat bahwa tempat pembuangan sampah itu dekat dengan kantor polisi. IPOA juga menyelidiki apakah telah terjadi "kegagalan bertindak untuk mencegah" pembunuhan mengerikan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.