Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Industri Manufaktur Tradisional Tiongkok Rangkul Transformasi Digital

📅 Rabu, 10 Jul 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Industri Manufaktur Tradisional Tiongkok Rangkul Transformasi Digital Doc: ISTIMEWA
Ket. Yue Haifeng Peneliti Senior Taiyuan Heavy Machinery Group - Kami telah mengintegrasikan sejumlah perangkat cerdas ke dalam ekskavator besar tradisional, meningkatkan interkonektivitas di antara alat berat.

TAIYUAN - Di ruang kendali yang resik, enam layar definisi tinggi menampilkan gambar waktu nyata (real time) dari operasi penambangan, dengan mesin ekskavator besar mengeruk dan memuatnya ke dalam truk.

Dengan tinggi 20 meter, ekskavator ini dikendalikan oleh "sopir" Wang Yongsheng, yang duduk di dalam sebuah kabin jarak jauh (remote) beberapa kilometer dari lokasi tersebut, di Kota Holingol, Daerah Otonom Mongolia Dalam, Tiongkok utara.

Pengenalan teknologi pertambangan jarak jauh tersebut kini telah mengubah operator mesin penggali dari pekerja "kerah hitam" menjadi pekerja "kerah putih", memungkinkan mereka mengucapkan selamat tinggal pada lingkungan kerja yang berdebu.

Dengan sensor dan sistem kendali yang canggih, ekskavator raksasa dapat beroperasi secara otonomos, melakukan tugas-tugas yang kompleks dengan presisi. Hal ini meminimalkan kesalahan manusia dan mengurangi risiko yang terkait dengan pengoperasian manual.

"Kami telah mengintegrasikan sejumlah perangkat cerdas ke dalam ekskavator besar tradisional, meningkatkan interkonektivitas di antara alat berat," ujar Yue Haifeng, seorang peneliti senior dari Taiyuan Heavy Machinery Group Co., Ltd., produsen ekskavator raksasa.

Peningkatan Kinerja

Yue menambahkan melalui pembelajaran yang berkelanjutan dan peningkatan kinerja menggunakan analisis data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), alat berat ini dapat beradaptasi dengan mulus terhadap beragam skenario dan persyaratan operasional.

Di Jinnan Steel Group di Provinsi Shanxi, produsen baja tradisional, AI telah disertakan ke dalam proses produksi di pabrik kokas. Integrasi ini mendorong realisasi "kokas sekali klik" (one-click coking).

Wang Fenfen, yang mengemudikan mesin pendorong kokas, mengatakan suhu di dalam kabin sebelumnya sering mencapai hampir 40 derajat Celsius, sehingga sulit untuk bekerja di sana, bahkan dengan dua penyejuk ruangan (AC).

Dengan introduksi peralatan oven kokas cerdas, Wang kini bekerja dari ruang operasi pusat kendali terpusat. Dengan satu sentuhan jarinya, dia dapat dengan mudah mengawasi seluruh proses, termasuk pemuatan hasil tambah, mendorong kokas, pemblokiran kokas, penyambungan kokas, dan pendinginan kokas.

"Kokas sekali klik" ini tidak hanya membebaskan karyawan dari lingkungan produksi yang kompleks, tetapi juga mendorong perusahaan baja menuju manufaktur yang lebih ramah lingkungan melalui metode produksi yang efisien, cerdas, dan aman, demikian ungkap seorang eksekutif di perusahaan tersebut.

Pertambangan tambang, kokas, metalurgi, dan listrik merupakan industri pilar tradisional di banyak provinsi di Tiongkok. Dipandu oleh filosofi pembangunan baru negara ini, banyak daerah yang dengan gigih mendorong transformasi dan modernisasi sektor-sektor tradisional ini.

Perusahaan-perusahaan didorong dan didukung untuk meningkatkan investasi mereka dalam peningkatan teknologi dan peralatan baru, sehingga merevitalisasi rantai industri tradisional dengan teknologi canggih dan model bisnis yang inovatif.

Shanxi, provinsi manufaktur utama di Tiongkok, pada dasarnya telah merampungkan transformasi digital industri manufaktur tradisional utamanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
PBB Desak Investigasi Seran...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.