Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dana Rp15 Miliar Digelontorkan untuk Uji Coba Solusi Iklim di Indonesia

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 22:05 WIB | Oleh:
Dana Rp15 Miliar Digelontorkan untuk Uji Coba Solusi Iklim di Indonesia Doc: East Ventures
Ket. Tiga perusahaan pemenang dari Climate Impact Innovations Challenge 2026. Mereka menerima total dana Rp15 miliar untuk menguji solusi iklim di bidang energi hijau, restorasi mangrove, dan daur ulang tekstil di Indonesia.

JAKARTA — Tiga perusahaan pengembang teknologi iklim, CRecTech, Blueyou, dan MacroCycle Technologies, meraih total dana katalitik Rp15 miliar melalui Climate Impact Innovations Challenge (CIIC) 2026. Masing-masing pemenang memperoleh Rp5 miliar untuk menguji coba dan mengembangkan solusi iklim mereka di Indonesia.

Ketiga perusahaan tersebut terpilih sebagai pemenang kompetisi yang diselenggarakan East Ventures, Temasek Foundation, dan Tencent. Pengumuman pemenang dilakukan dalam Grand Finale CIIC 2026 pada 6 Oktober 2026, sebagai bagian dari Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026.

Kompetisi teknologi iklim yang memasuki tahun keempat ini menerima lebih dari 850 pendaftar dari sekitar 60 negara. Dari seluruh pendaftar, sembilan finalis terpilih untuk mempresentasikan inovasi mereka dalam tiga kategori, yakni transisi energi, solusi alam dan pangan, serta ekonomi sirkular.

Avina Sugiarto, Partner East Ventures, mengatakan CIIC dikembangkan untuk mempertemukan inovator dan mitra industri guna mempercepat penerapan teknologi yang dapat memberikan dampak lingkungan nyata.

“Keberlanjutan bukan hanya tentang menjawab tantangan iklim saat ini, tetapi juga membangun fondasi bagi pertumbuhan jangka panjang yang tangguh,” kata Avina.

Menurutnya, kolaborasi antara inovator, investor, dan mitra industri diperlukan agar teknologi yang menjanjikan dapat diterapkan lebih luas dan menghasilkan dampak berkelanjutan.

Ubah Limbah Kelapa Sawit Menjadi Bahan Bakar

CRecTech menjadi pemenang kategori Transisi Energi melalui teknologi yang mengolah biogas dari limbah cair pabrik kelapa sawit menjadi bio-metanol. Bahan bakar tersebut berpotensi menjadi alternatif yang lebih rendah emisi dibandingkan bahan bakar konvensional untuk sejumlah kebutuhan industri.

Perusahaan menyatakan teknologinya dapat menekan biaya produksi hingga 50 persen dan mengurangi emisi hingga 93 persen. Klaim tersebut menjadi bagian dari keunggulan solusi yang ditawarkan CRecTech dalam kompetisi.

Dengan dukungan dana katalitik, perusahaan berencana mempercepat pengujian dan penerapan komersial teknologinya di Indonesia bersama mitra lokal, termasuk Pertamina.

Lim Kang Hui, Co-Founder sekaligus CEO CRecTech, mengatakan perusahaan ingin memanfaatkan biogas yang belum digunakan secara optimal dari limbah industri kelapa sawit untuk menghasilkan bahan bakar berkelanjutan. According to him, dukungan CIIC dapat membantu perusahaan mengembangkan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah untuk pasar domestik maupun internasional.

Restorasi Mangrove dan Pengembangan Pangan Laut

Pada kategori Solusi Alam dan Pangan, penghargaan diberikan kepada Blueyou. Perusahaan ini mengembangkan model restorasi mangrove di lahan terdegradasi yang dipadukan dengan produksi pangan biru, yakni pangan yang berasal dari sumber daya perairan.

Model tersebut dirancang untuk memulihkan ekosistem pesisir sekaligus menghasilkan pangan tanpa menggunakan pakan maupun bahan kimia. Blueyou juga menyatakan pendekatan ini berpotensi meningkatkan pendapatan petani kecil hingga tiga kali lipat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.