Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Skema Kolaborasi Terpadu Lintas Sektor, Pemkab Serang Targetkan Penataan 160 Kawasan Kumuh

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 14:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lewat Skema Kolaborasi Terpadu Lintas Sektor, Pemkab Serang Targetkan Penataan 160 Kawasan Kumuh Doc: ANTARA
Ket. Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, di Serang, Banten.

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, menargetkan penataan secara bertahap terhadap sekitar 160 titik kawasan kumuh yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan melalui skema kolaborasi terpadu lintas sektor. 

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, di Serang, Selasa (13/10), menyampaikan pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam mengentaskan persoalan pemukiman kumuh, melainkan membutuhkan sinergi bersama lembaga non-pemerintah dan sektor swasta.      

"Harapannya tentu kita ingin kawasan kumuh yang ada di Kabupaten Serang terus berkurang dari total sekitar 160-an lokasi. Kami ingin mengubah kawasan tersebut menjadi hunian yang layak, sehat, dan aman," katanya.

Langkah percepatan penanganan kawasan pemukiman tersebut diawali melalui kerja sama strategis dengan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia dan Koperasi Mitra Dhuafa (Komida).  

"Sebagai percontohan awal, penataan terpadu menyasar kawasan kumuh di Desa Domas, Kecamatan Pontang, yang melibatkan relokasi warga dari sempadan sungai ke lokasi yang lebih aman dan legal," ujarnya. 

Dalam skema penanganan tersebut, Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia memberikan hibah pembangunan unit rumah layak huni melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta pembinaan ekonomi warga.

Sementara itu, Ketua Komida Sugeng Triyono, mengatakan akan memfasilitasi skema pembiayaan terjangkau untuk pengadaan lahan relokasi yang dapat dicicil oleh masyarakat penerima manfaat sesuai dengan kapasitas ekonomi masing-masing.

Melalui integrasi program bersama Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) dan kementerian terkait, Pemkab Serang optimistis penataan kawasan kumuh secara berkelanjutan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara signifikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Buron Kasus Pembunuhan Suha...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Kembali Bu...

Pemkot Tangerang Dukung Gerakan Tobat Ekologis

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Dukung Ger...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.