Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Blue Fire Sudah Hilang, Wisata dan Jalur Pendakian Gunung Papandayan Kembali Dibuka

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 15:52 WIB | Oleh:
Blue Fire Sudah Hilang, Wisata dan Jalur Pendakian Gunung Papandayan Kembali Dibuka Doc: ANTARA/HO-BBKSDA Jabar
Ket. Sejumlah pengunjung Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

GARUT -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat (Jabar) menyebutkan jalur wisata pendakian Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, sudah kembali dibuka yang sebelumnya dilarang karena adanya fenomena alam blue fire di kawasan kawah.

"Blue fire sudah hilang, kegiatan wisata sudah dibuka kembali dengan pemantauan. Wisatawan diharapkan hanya melintas, tidak berhenti lama di area kawah," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut BBKSDA Jabar Vitriana Yulalita di Garut, Minggu.

Ia menuturkan fenomena alam blue fire terpantau muncul di kawasan kawah pada 24 September 2026, selanjutnya diberlakukan pembatasan bagi wisatawan agar tidak melewati atau mendekati kawasan itu.

Jajarannya bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan PT. AIL sebagai pengelola Taman Wisata Alam Papandayan, melakukan pemantauan terkait perkembangan fenomena dan keamanan bagi pengunjung yang sudah diperbolehkan pada 29 September 2026.

"Hal tersebut dengan mempertimbangkan bahwa fenomena tersebut telah hilang serta aktivitas Gunung Papandayan yang diukur oleh Badan Geologi PVMBG berada pada Level I (normal)," katanya.

Meski sudah dibuka kembali jalur tersebut, pihaknya bersama pengelola terus memantau area kawah dan pengunjung untuk memastikan keamanan.

Wisatawan, kata dia, selalu diingatkan untuk selalu waspada dan mematuhi peraturan seperti tidak boleh berhenti lama di area kawah, juga dilarang berkemah di Pondok Saladah.

"Masih pembatasan untuk camping di Pondok Saladah terkait pencegahan karhut (kebakaran hutan)," katanya.

Terpisah Manager Operasional Taman Wisata Alam Gunung Papandayan Amin Kaban membenarkan sudah dibuka kembali untuk wisatawan melakukan pendakian dengan tetap dipantau memastikan keamanannya.

"Kalau terkait apa yang disampaikan BBKSDA memang benar (dibuka) dan tingkat pengunjung masih seperti biasa," kata Amin Kaban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Pemerintah akan Percepat Pemulihan Desa Adat Sade

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemerintah akan Percepat Pe...
Luar Negeri
Hadapi Mosi Tidak Percaya, ...
Luar Negeri
Pilu Penderitaan Warga Suda...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.