Tips Menerima Kritik agar Tidak Baper
📅 Selasa, 02 Jul 2024, 06:40 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Istimewa
Pertanyaan:
Pekan lalu saya melihat teman saya mendapat kritik yang cukup pedas seusai presentasi laporan pencapaian target program. Dia menjadi emosi dan mengeluarkan kata-kata negatif, akhirnya dia pun menyesal. Saya tidak ingin membuat kesalahan yang sama seperti yang dilakukan teman saya. Mohon advisnya Bu Rossa.
Jawaban:
Menerima kritik dengan lapang dada memang sulit dilakukan. Biasanya saat seseorang mendapatkan kritik, respons pertama seseorang adalah tanggapan yang defensif. Namun di saat yang sama timbul perasaan tidak aman dan sikap yang kurang menyenangkan. Karena itulah saat menerima kritik akan membuat kita menjadi mudah terbawa perasaan atau baper. Untuk menghindarinya cobalah mengikuti tips berikut ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
1. Ingat kritik bukan serangan
Seperti yang dikatakan oleh Forbes, saat menerima kritik biasanya kita ingin segera membalas dengan konfrontasi atau bahkan melarikan diri. Akan tetapi, jangan pernah melakukan kedua hal tersebut. Dalam situasi yang profesional sebaiknya jangan tunjukan emosi dan dengarkan saja kritikan tersebut. Pikirkan bahwa sebenarnya kritikan bukanlah sebuah serangan.
Jika ingin merespons, bisa mencoba dengan kalimat seperti "Itu sudut pandang yang menarik" atau "Saya tidak pernah memikirkan seperti itu".
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Lihat sisi positifnya
Menerima kritik memang tidak akan mudah apalagi jika hal yang dikritik adalah hasil kerja keras kita. Namun, saat seseorang sudah memberikan feedback kepada hasil kerja kita meskipun itu sebuah kritikan, tetaplah harus dihargai dan jangan mudah baper.
The Muse mengatakan untuk mencoba melihat sisi positifnya. Daripada diambil hati, coba lihat apa yang bisa didapatkan dari situasi tersebut karena kritikan tersebut bisa jadi akan membantu kita untuk terus belajar dan berkembang.
3. Jangan mencari-cari alasan
Saat menerima suatu kritik, jangan pernah langsung membuat alasan di hadapan orang tersebut. Cobalah untuk mendengarkan terlebih dahulu bagian mana yang kena kritik.
Dilansir dari Inc, orang yang memiliki kecerdasan emosional tidak akan membuat alasan dan membenarkan dirinya saat mendapatkan kritik konstruktif. Anda tidak perlu membuang tenaga dan waktu untuk mencari pembenaran diri dan membuat alasan saat menerima kritik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!