RI-Australia Bahas Pengembangan SDM Industri Semikonduktor
📅 Jumat, 28 Jun 2024, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian.
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membahas berbagai potensi kerja sama ekonomi dengan Duta Bisnis Australia untuk Indonesia Jennifer Westacott, salah satunya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia untuk pengembangan industri semikonduktor.
"Indonesia membuka peluang kerja sama bilateral, terutama untuk mempersiapkan SDM untuk industri semikonduktor," ucap Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/6).
Rencana ini, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi bagian dari dukungan Technical and Further Education (TAFE) atau pendidikan vokasi dari pemerintah Australia.
Dia mengatakan bahwa keduanya juga membicarakan berbagai peluang kolaborasi dalam sektor energi dan mineral, yakni pengembangan Carbon Capture Storage (CCS), proses transisi dan transmisi energi, praktik pertambangan ramah lingkungan, green coal technology, dan blue ammonia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, dibahas pula mengenai potensi kerja sama pada sektor informatika, pertanian, pendidikan, serta kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan perhatian pemerintah Indonesia untuk dapat segera menyelesaikan regulasi mengenai CCS guna mendorong kerja sama yang lebih intensif antara kedua negara.
Pihaknya juga menekankan pentingnya keberlanjutan dari berbagai komitmen kerja sama low-hanging fruits, salah satunya terkait kerja sama produk susu dan olahannya, serta ternak unggas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia pun berharap bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia akan terus berlangsung erat untuk mendukung dan menyukseskan transisi pemerintahan baru pada Oktober mendatang.
Sementara itu, Westacott menyambut baik berbagai potensi kolaborasi kedua negara dan menawarkan kerja sama joint venture semikonduktor, khususnya pada lini industri packaging.
"Kunjungan ini bertujuan membahas berbagai potensi kerja sama Indonesia dan Australia yakni di antaranya pada sektor pertanian, pendidikan, transisi energi, serta bidang kesehatan," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!