Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seorang Kakek terseret arus Sungai Kajuara Sejauh Dua Kilometer

📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 15:30 WIB | Oleh:
Seorang Kakek terseret arus Sungai Kajuara Sejauh Dua Kilometer Doc: ANTARA/Darwin Fatir/HO-Basarnas Makassar.
Ket. Tim SAR gabungan bersama masyarakat mengevakuasi jenazah lansia bernama Saide (72) usai ditemukan, di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (6/6).

Makassar --  Tim SAR gabungan akhirnya menemukan pria lansia bernama Saide (72) dalam kondisi meninggal dunia di anak Sungai Kajuara, Desa Ujung Tanah, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

"Alhamdulillah hari kedua pencarian korban ditemukan tersangkut pada ranting pohon rebah di anak sungai, sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian kecelakaan awal di sungai setempat," kata Komandan Tim Pos SAR Bone Masrur melalui keterangan videonya diterima di Makassar, Sabtu.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang usai terseret arus deras sungai pada Kamis (4/6) sekitar pukul 10.00 WITA saat menyeberang sungai usai pulang dari sawahnya.

Namun saat menyeberangi sungai tersebut, secara tiba-tiba debit air sungai meningkat dengan kekuatan arus deras sehingga korban terseret. Air sungai tersebut meluap diduga berasal dari air pegunungan usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Pihak keluarga bersama aparat desa berusaha mencari pada hari kejadian, namun tidak ditemukan. Selanjutnya kepala desa setempat melaporkan dan meminta bantuan pencarian ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar.

Laporan diterima pada Jumat (5/6) sekitar pukul 11.30 WITA dari Kepala Desa Ujung Tanah. Selanjutnya, berkoordinasi dengan Tim Pos SAR Bone untuk melaksanakan operasi SAR bersama tim SAR gabungan.

"Pencarian hari kedua kami lakukan dengan membagi tim ke beberapa SRU menggunakan perahu karet, penyisiran darat, serta pemantauan udara menggunakan drone dan korban berhasil ditemukan," katanya.

Penemuan jenazah korban langsung dievakuasi dengan memasukkan ke dalam kantong mayat menuju daratan menggunakan perahu karet. Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan mobil lalu diserahkan kepada pihak keluarga.

"Korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan lalu di makamkan. Dengan ditemukan jasad korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," papar Masrur.

Pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan beserta masyarakat yang telah membantu roses pencarian berlangsung. Seluruh tim dikembalikan ke satuan masing-masing.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bone, SAR Brimob, Babinsa Kajuara, Bhabinkamtibmas Kajuara, BPBD Kabupaten Bone, Satpol PP Kabupaten Bone, serta masyarakat setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Menunggu Medali Emas dari Para “Laba-laba”

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Menunggu Medali Emas dari P...
Luar Negeri
Trump Umumkan Kesepakatan S...
Nasional
Sekjen Kemnaker: AI Percepa...
Advertisement
Geger! Polisi Bongkar Laboratorium Etomidate di Rumah Kawasan PIK 2.

Geger! Polisi Bongkar Laboratorium Etomidate di Rumah Kawasan PIK 2.

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.