Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Turki Sebut Resolusi DK PBB Langkah Penting di Gaza

📅 Rabu, 12 Jun 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Turki Sebut Resolusi DK PBB Langkah Penting di Gaza Doc: ANTARA/UN Photo/HO via Xinhua/Loey Felipe
Ket. Riyad Mansour (tengah), pengamat tetap Palestina untuk PBB, terlihat menjelang pertemuan Dewan Keamanan untuk memperbarui pertimbangan keanggotaan penuh Palestina di PBB, di Markas Besar PBB di New York, Senin (8/4/2024).

Washington - Kementerian Luar Negeri Turki pada Selasa menyambut baik diadopsinya resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang menyerukan gencatan senjata di Jalur Gaza dan menyebutnya sebagai langkah penting.

"Kami menganggap Resolusi 2735 Dewan Keamanan PBB yang diadopsi pada 10 Juni yang bertujuan untuk mewujudkan gencatan senjata di Gaza, sebagai langkah penting untuk mengakhiri pembantaian tersebut," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan itu muncul setelah Dewan Keamanan pada Senin mengadopsi resolusi yang dirancang Amerika Serikat untuk mendukung proposal yang digariskan oleh Presiden AS Joe Biden untuk gencatan senjata di Gaza.

"Kami menyambut baik pendekatan konstruktif dan positif Hamas terhadap rencana gencatan senjata," ucap kementerian itu.

Rusia abstain dalam pemungutan suara, sementara 14 anggota dewan lainnya memberikan suara mendukung, termasuk Amerika Serikat sebagai negara pengusul.

"Sangat penting bagi Israel untuk mengumumkan komitmennya terhadap penerapan gencatan senjata permanen dan sepenuhnya menerapkan semua elemen resolusi," tambah kementerian.

Kementerian juga menekankan bahwa Turki akan terus berkontribusi pada langkah-langkah yang akan memastikan berakhirnya perang secara permanen, penarikan Israel dari seluruh Gaza dan pembebasan sandera dan tahanan.

Termasuk kembalinya warga Palestina yang terlantar ke Gaza, pengiriman bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza yang memadai dan tidak terputus.

DK PBB mengesahkan resolusi nomor 2735 tahun 2024 untuk mewujudkan gencatan senjata serta penyelesaian secara komprehensif konflik di Jalur Gaza akibat agresi Israel yang berlangsung sejak Oktober 2023.

Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan keputusan tersebut menegaskan pendirian DK PBB bahwa satu-satunya cara mengakhiri siklus kekerasan dan mewujudkan perdamaian berkelanjutan adalah melalui penyelesaian di jalur politik.

"AS juga akan membantu memastikan Israel memenuhi kewajibannya, asalkan Hamas menerima usulan ini," kata Thomas-Greenfield, sebagaimana pernyataan pers PBB yang diterima di Jakarta, Selasa.

Resolusi tersebut menyetujui penerapan penyelesaian perang Israel-Hamas dalam tiga tahap, sebagaimana yang diusulkan Presiden AS Joe Biden beberapa waktu yang lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.