Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korea Selatan Waspadai Lebih Banyak Balon Sampah dari Korea Utara

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 15:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korea Selatan Waspadai Lebih Banyak Balon Sampah dari Korea Utara Doc: CNA/Yonhap via REUTERS
Ket. Sebuah balon yang diyakini dikirim oleh Korea Utara, membawa berbagai benda termasuk sampah dan kotoran, terlihat di atas sawah di Cheorwon pada 29 Mei 2024.

SEOUL - Militer Korea Selatan mengatakan pihaknya waspada terhadap kemungkinan lebih banyak balon pembawa sampah yang tiba dari Korea Utara pada hari Minggu (9/6).

Minggu lalu dalam dua gelombang, Korea Utara mengirimkan ratusan balon yang mengangkut kantong sampah ke Korea Selatan, menggambarkan hal itu sebagai respons terhadap balon propaganda anti-Pyongyang yang dikirim oleh aktivis Korea Selatan ke wilayahnya.

Pyongyang mengumumkan penghentian balon-balon tersebut pada Minggu lalu, tetapi beberapa hari kemudian, sebuah kelompok Korea Selatan yang disebut "Pejuang Pembebasan Korea Utara" mengatakan mereka telah mengirimkan 10 balon berisi musik K-pop dan 200.000 selebaran yang menentang pemimpin Kim Jong Un.

Militer Korea Selatan "memantau secara ketat dengan waspada" karena "kemungkinan lebih banyak balon sampah akan turun besok", kata juru bicaranya kepada AFP pada Sabtu (8/6).

Korea Utara mengatakan akan membalas dengan "kertas bekas dan sampah" yang jumlahnya seratus kali lipat jika lebih banyak selebaran dari yang dikirim aktivis Korea Selatan.

Balon-balon Korea Utara tersebut pekan lalu mendarat di sejumlah lokasi di Korea Selatan, dan ditemukan membawa sampah seperti puntung rokok, potongan karton, dan limbah baterai.

Menanggapi balon-balon tersebut, Korea Selatan pada hari Selasa sepenuhnya menangguhkan perjanjian militer tahun 2018 dengan Korea Utara, yang dimaksudkan untuk mengurangi ketegangan antara negara bertetangga tersebut.

Pihak berwenang di Seoul mengecam balon-balon Korea Utara itu sebagai tindakan "kelas rendah" dan mengancam akan melakukan tindakan balasan yang menurut mereka akan dianggap "tidak dapat ditoleransi oleh Pyongyang".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.