Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Melemah Lanjutan

📅 Kamis, 30 Mei 2024, 10:47 WIB | Oleh:
Berpotensi Melemah Lanjutan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (30/5). Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sikap pelaku pasar yang terus menantikan petunjuk baru kebijakan monter Amerika Serikat (AS).

Pengamat komoditas dan mata uang Lukman Leong melihat tidak ada data ekonomi yang mendukung rupiah, baik dari AS maupun Indonesia. Selain itu, Lukman menilai investor tengah menanti pidato dua pejabat bank sentral AS atau the Fed, yakni Williams dan Bostic yang juga diperkirakan bernada hawkish.

Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (30/5), bergerak melemah terbatas di kisaran 16.100 - 16.250 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Rabu (29/5), ditutup melemah 70 poin atau 0,44 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.160 rupiah per dollar AS. Pelemahan terjadi di tengah suasana kehati-hatian pasar menjelang rilis Indeks Personal Consumption Expenditure (PCE) AS.

"Pergerakan kinerja mata uang rupiah bergerak lebih rendah terhadap dollar AS. Hal yang menjadi penyebab utama penurunan kinerja rupiah adalah suasana kehati-hatian pelaku pasar menjelang rilis data penting Indeks Personal Consumption Expenditure (PCE) yang akan rilis pada akhir pekan ini," kata analis ICDX Taufan Dimas Hareva di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Otomotif
Audi Segera Luncurkan SUV P...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.