Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ringankan Beban Korban Gempa NTT, Wapres Gibran Upayakan Masa Tenggang Kredit.

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 21:32 WIB | Oleh:
Ringankan Beban Korban Gempa NTT, Wapres Gibran Upayakan Masa Tenggang Kredit. Doc: Antara Foto
Ket. Wapres Gibran Rakabuming (kanan), Wamendikdasmen Atip Latipulhayat (tengah), Menko PMK Pratikno saat meninjau lokasi sekolah yang rusak di Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Jumat (21/8).

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengupayakan pemberian masa tenggang pembayaran kredit bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar tidak terbebani selama masa bencana.

Saat meninjau posko pengungsian di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Jumat, Gibran mendengarkan aspirasi warga mengenai dampak ekonomi gempa, termasuk kekhawatiran terkait pembayaran pinjaman atau kredit.

"Nanti akan diberikan sedikit keleluasaan biar tidak terbebani selama masa bencana. Tadi pagi sudah saya koordinasikan," kata Gibran.

Dalam kunjungannya ke Manggarai Timur, Gibran juga menyampaikan akan ada masa tenggang (grace period) terkait kredit usaha yang sulit dibayarkan warga akibat kondisi ekonomi setelah gempa.

"Nanti akan ada 'grace period', nanti akan diberikan keleluasaan biar tidak terbebani di masa bencana," katanya.

Selain persoalan kredit, sejumlah pengungsi menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan anggota keluarga mereka yang tengah menjalani perawatan di tenda-tenda pada sejumlah posko pengungsian.

Menanggapi hal tersebut, Gibran meminta pihak terkait merujuk pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut ke rumah sakit dengan fasilitas kesehatan yang memadai.

Sebelumnya, Gibran pada Jumat meninjau sejumlah lokasi pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur yang terdampak gempa NTT pada Sabtu (15/8).

Wapres juga mengunjungi sejumlah lokasi pengungsian dan rumah sakit di Kabupaten Sikka pada Kamis (20/8).

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Jumat (21/8) pukul 16.00 WIB, korban meninggal dunia akibat gempa NTT mencapai 83 orang, sedangkan korban luka-luka tercatat sebanyak 986 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.