Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Dream Chaser', Pesawat Angkut Logistik Luar Angkasa

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Rancangan awalnya ditujukan untuk kolonisasi manusia di planet lain. Sierra Space sendiri telah mengajukan permohonan untuk membawa astronot ke ISS tetapi tidak memenangkan kontrak. Jadi ketika Sierra Space melihat opsi untuk digunakan mengirim kargo, opsi ini kemudian dipilih.

Perusahaan mulai memodifikasi desainnya yang ramah pengguna dengan menghilangkan hal-hal yang hanya dibutuhkan manusia seperti jendela dan sistem pembatalan. Sierra Space pun menambahkan kemampuan untuk membawa total kargo hingga 12.000 pon atau 6.000 kilogram alias 6 ton, dengan tambahan kapsul terpasang dan membuang barang-barang dalam perjalanan kembali ke Bumi.

Karena Dream Chaser akan terbang ke luar angkasa denganfairingatau kerucut hidung dengan roket setinggi lima meter, maka perusahaan mendesain ulang sayapnya. Perubahan ini agar dapat dilipat dan digunakan sebagai persiapan untuk mendarat hanya sekali di luar ruang sesak tersebut.

Dengan kata lain, Dream Chaser sedikit kurang lugas dibandingkan Cygnus dan Dragon. Dan karena mendarat di landasan pacu, pesawat ini dapat membawa hasil penelitian dan diserahkan kepada para ilmuwan dengan cepat hanya setengah jam setelah mendarat. Selama pendaratan tersebut, ia hanya akan mengalami akselerasi sebesar 1,5 G, sehingga memberikan pendaratan yang lebih lembut daripada pendaratan pada umumnya.

Dream Chaser juga dapat membuang kapsul kargonya untuk dibakar di atmosfer saat turun kembali, membiarkannya dan apapun yang ada di dalamnya menjadi hampa. "Ini memberi perpaduan kemampuan yang dimiliki dua penyedia lainnya," papar Dempsey. "Hal ini memberi NASA fleksibilitas untuk memilih pengangkut kargo mana yang paling cocok untuk misi tertentu," imbuh dia.

Setiap pesawat Dream Chaser dirancang untuk terbang 15 kali sebelum dipensiunkan. Sierra Space juga berkomitmen untuk membangun versi pesawat luar angkasa berawak dan pada akhirnya akan mengirimkan astronot,

Kepala Petugas Keselamatan Sierra Space dan Wakil Presiden Senior Misi dan Jaminan Kualitas, Angie Wise, mengatakan Sierra Space fokus untuk menyukseskan misi pertama ini daripada terlalu membesar-besarkan masa depan. Namun perusahaan tersebut memiliki rencana longgar dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations), jika pendanaan sudah tersedia, untuk meluncurkan misi internasional tanpa awak.

Sierra Space juga sedang berdiskusi dengan pemerintah lain tentang potensi misi terbang bebas di mana pesawat hanya akan berkeliaran di orbit. Ini bisa menjadi tempat eksperimen gayaberat mikro di pesawat atau memberi tumpangan pada satelit kecil dan kemudian melepaskannya.

Namun, di luar tujuan tersebut, Sierra Space juga meminta bantuan dari Kementerian Pertahanan AS, yang menurut mereka Dream Chaser dapat berguna untuk hal-hal seperti mengintip Bumi atau mengirimkan pasokan ke pasukan di belahan Bumi yang jauh. "Kami dapat mendarat hampir di landasan komersial utama mana pun," kata Wise.

Sejauh ini memang belum ada kontrak operasional apapun yang mengarah ke hal ini, walau sektor pertahanan secara luas tertarik pada kemampuan tersebut, dan Sierra Space telah menandatangani perjanjian penelitian dengan Komando Transportasi AS untuk mempertimbangkan pengiriman logistik dan personel Kementerian Pertahanan secara global secara tepat waktu. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.