OJK Dorong Pasar Modal Berkelanjutan Berbasis ESG
📅 Rabu, 15 Apr 2026, 18:25 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan roadmap pasar modal berkelanjutan 2026–2030. Kebijakan ini bagian dari upaya mendorong investasi berbasis prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG).
OJK menjelaskan, pasar modal berkelanjutan diarahkan sebagai sumber pendanaan utama pembangunan ekonomi rendah karbon. Langkah ini juga mendukung target net zero emission Indonesia.
Roadmap tersebut disusun dalam empat pilar utama yang saling terintegrasi. Pilar pertama berfokus pada penguatan fondasi melalui regulasi dan kebijakan pasar modal berkelanjutan.
Pilar kedua mendorong pertumbuhan aktivitas pasar. Hal ini dilakukan melalui pengembangan dan diversifikasi produk investasi berkelanjutan.
Selanjutnya, pilar ketiga menitikberatkan pada peningkatan partisipasi pelaku pasar. OJK menyediakan berbagai insentif dan perangkat pendukung untuk meningkatkan kepercayaan investor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pilar keempat menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Kerja sama domestik dan internasional dinilai krusial dalam mempercepat pengembangan pasar.
Hingga akhir 2025, penerbitan obligasi dan sukuk berkelanjutan telah mencapai Rp74,14 triliun. Angka ini diproyeksikan terus meningkat seiring implementasi roadmap.
Selain itu, produk reksa dana berbasis ESG juga terus berkembang dengan nilai kelolaan hampir Rp10 triliun. Perkembangan ini menunjukkan minat investor terhadap instrumen berkelanjutan semakin kuat
Sebaiknya Anda baca juga:
OJK berharap roadmap ini mampu memperkuat pasar modal sebagai motor pembiayaan hijau. Sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!