Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kamboja Lanjutkan Proyek Kanal

📅 Rabu, 08 Mei 2024, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kamboja Lanjutkan Proyek Kanal Doc: istimewa
Ket. Wakil PM Kamboja, Sun Chanthol

PHNOM PENH - Kamboja berencana mengurangi pengiriman barang melalui pelabuhan Vietnam sebesar 70 persen dengan meneruskan proyek pembangunan kanal yang menghubungkan lembah Sungai Mekong ke pantai Kamboja senilai 1,7 miliar dollar AS yang didanai Tiongkok, kata Sun Chanthol, Wakil Perdana Menteri Kamboja.

Pernyataan Sun Chanthol dikemukakan setelah ia menepis kekhawatiran terjadinya kerusakan lingkungan terkait pembangunan kanal Funan Techo yang dijadwalkan selesai pada akhir tahun ini dan spekulasi bahwa kanal tersebut dapat menjadi akses bagi kapal perang Tiongkok menuju ke hulu.

Proyek kanal yang akan selesai pada tahun 2028 ini berpotensi mengobarkan kembali ketegangan antara Kamboja dan Vietnam, yang merupakan mitra dekat namun sering bentrok.

Menanggapi hal itu, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia berharap Kamboja akan berbagi informasi dan berkoordinasi dengan Hanoi untuk menilai dampak proyek tersebut.

Saat ini, menurut Sun Chanthol, sekitar 33 persen kargo ke dan dari Kamboja menggunakan pelabuhan Vietnam untuk perdagangan global dengan mengirimkannya melalui Sungai Mekong. Dengan pembangunan kanal Funan Techo sepanjang 180 kilometer ini maka Kamboja bisa mengurangi jumlah tersebut menjadi 10 persen yang berarti mewakili penurunan sebesar 70 persen pada volume pengiriman saat ini. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Angka Kelaparan di Afrika L...
Luar Negeri
Australia Protes Uji Coba M...
Megapolitan
Bogor Fokus Hadirkan Pusat-...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.