Kalah 0-2 dari Singapura, Pelatih Timnas Putri Indonesia Minta Maaf
📅 Kamis, 04 Jun 2026, 13:03 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
KOTA BANDUNG - Pelatih timnas putri Indonesia Satoru Mochizuki meminta maaf setelah tim asuhannya menelan kekalahan 0-2 dari Singapura pada pertandingan Garuda Championship Series 2026 di Stadion Arcamanik, Bandung, Rabu (3/6) malam.
“Saya ingin meminta maaf dan saya merasa sangat sedih karena walaupun kita bermain di home tetapi kita kalah dalam pertandingan hari ini,” kata Mochizuki dalam keterangan yang diterima di Bandung, Kamis (4/6).
Ia menilai para pemain sebenarnya telah menunjukkan semangat juang dan kerja keras sepanjang pertandingan. Namun, tim gagal memanfaatkan peluang untuk membalikkan keadaan.
“Pemain sudah berjuang dengan baik serta keras. Dengan tambahan arahan dari pelatih, seharusnya kedudukan bisa berbalik,” ujarnya.
Terkait faktor penyebab kekalahan, pelatih asal Jepang tersebut menilai anak asuhnya kesulitan menemukan ritme permainan sejak awal laga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, dalam sesi latihan para pemain mampu mengalirkan bola dengan baik, tetapi performa tersebut tidak dapat ditampilkan secara maksimal saat pertandingan berlangsung.
“Kalau dilihat dari latihan terakhir, pemain sudah bisa bermain dan membawa bola dengan baik. Tetapi hari ini kesulitan memulai pertandingan untuk mendapatkan ritme yang bagus,” katanya.
Ia mengakui seharusnya dapat memberikan arahan yang lebih baik agar para pemain tampil lebih tenang di lapangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Mungkin saya bisa memberikan saran supaya pemain lebih tenang lagi dalam bermain. Memang dalam sepak bola ketika kita sudah kehilangan ritme, susah untuk membangun ritme kembali,” ujarnya.
Mochizuki juga menjelaskan pemilihan susunan pemain didasarkan pada kondisi fisik dan performa para pemain selama pemusatan latihan.
Menurut dia, sejumlah pemain yang telah mengikuti pemusatan latihan selama satu bulan menunjukkan kondisi yang baik sehingga dipilih sebagai starter.
“Pemain tidak hanya berkembang melalui latihan atau uji coba. Melalui pertandingan internasional seperti inilah mereka bisa berkembang,” kata Mochizuki.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!