Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir, Jalan Lintas Sumatera di Ogan Komering Ulu Lumpuh Total

📅 Rabu, 08 Mei 2024, 13:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir, Jalan Lintas Sumatera di Ogan Komering Ulu Lumpuh Total Doc: ANTARA/Edo Purmana
Ket. Ruas jalan Kota Baturaja terendam banjir, Rabu.

BATURAJA - Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Tanjung Dalam, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, lumpuh total akibat banjir yang merendam ruas jalan mencapai 1,5 meter.

"Banjir kali ini cukup parah hingga merendam badan jalan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Januar Efendi di Baturaja, Kabupaten OKU, Rabu (8/5).

Dia mengatakan curah hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir hingga tadi malam merendam ribuan rumah warga di wilayah setempat, namun tidak ada korban jiwa.

Selain itu,banjir juga merusak sejumlahfasilitas umum seperti jembatan gantung dan jaringan listrik serta telekomunikasi di Kota Baturaja sempat terputus akibat bencana alam tersebut.

Bahkan, beberapa ruas jalan di wilayah setempat seperti di Jalinsumdi Desa Tanjung Dalam, Desa Tanjung Kemala dan Desa Terusan, Kecamatan Baturaja Timur terdampak banjir hingga arus lalulintas sempat lumpuh total.

Untuk sementara waktu pengendara roda dua dan empat dari Palembang menuju Baturaja dan sebaliknya terpaksa dialihkanmelewati Jalan Cor Beton Batukuning hingga banjir surut.

"Personel kami saat ini masih fokus mengevakuasi korban banjir ke tempat yang aman untuk mengantisipasi korban jiwa," ujarnya.

Sementara, menurut Eko salah seorang warga Baturaja mengatakanmobil yang dikendarainya tidak bisa melintas di Jalinsum Desa Tanjung Dalam karena terendam banjir setinggi mencapai 1,5 meter.

"Tadi malam saya baru pulang dari Kota Palembang menuju Baturaja dan kendaraan saya tidak dapat melintas di jalur tersebut karena banjir," katanya.

Eko mengaku, ia bersama puluhan kendaraan roda empat lainnya yang terjebak banjir terpaksa melewati jalan alternatif di Jalan Cor Beton Batukuning, Desa Kurup, dengan jarak tempuh yang sangat jauh.

"Mau bagaimana lagi terpaksa memutar arah. Sebab, jika memaksa melewati banjir mobil saya pasti mati mesin karena ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter," ujarnya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.