Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Potensi Macet Parah, Volume Kendaraan di Palikanci Diperkirakan Naik 409 Persen Saat Mudik

📅 Rabu, 27 Mar 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Potensi Macet Parah, Volume Kendaraan di Palikanci Diperkirakan Naik 409 Persen Saat Mudik Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Sejumlah petugas PT Jasa Marga Toll Road Operator saat melakukan pemantauan kendaraan yang melintas di Jalan Tol Palikanci Cirebon, Jawa Barat, Selasa (26/3/2024).

Cirebon - PT Jasa Marga Toll Road Operator (JMTO) memperkirakan volume kendaraan di ruas Tol Palikanci Cirebon, Jawa Barat, meningkat hingga 409 persen saat arus mudik Lebaran 2024 dibandingkan hari biasa.

Manajer Area PT JMTO Ade Rukmana di Cirebon, Selasa, mengatakan kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi terjadi pada Sabtu (6/4) atau ketika puncak arus mudik di ruas tol tersebut.

Ia menyatakan pada momen itu diestimasikan sekitar 123.729 unit kendaraan dari arah Jakarta menuju Semarang melintas di Jalan Tol Palikanci. Artinya volume lalu lintas naik sekitar 6 persen dari realisasi puncak arus mudik di tahun 2023.

"Kami memprediksi di ruas Tol Palikanci ini sekitar 123.729 kendaraan pada puncak arus mudik. Tahun lalu realisasinya 116.841 kendaraan," katanya.

Menurut dia, peningkatan jumlah kendaraan pun akan terjadi selama arus balik Lebaran 2024 di ruas tol tersebut. Dari hasil kalkulasi, pihaknya memperkirakan kenaikan itu bisa mencapai 30 persen.

Ade menyampaikan saat puncak arus balik nanti yang jatuh pada Rabu (15/4), terdapat sekitar 112.321 kendaraan dari arah Semarang menuju Jakarta yang melewati Jalan Tol Palikanci.

"Jumlah ini diperkirakan meningkat, karena total kendaraan yang melintas pada puncak arus balik Lebaran tahun lalu itu tercatat 86.216 kendaraan," ujarnya.

Ia menjelaskan aparat kepolisian sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas berupa penerapan sistemone way, untuk menghadapi lonjakan kendaraan pada arus mudik maupun balik Lebaran di Tol Palikanci.

Jika berjalan sesuai rencana, lanjut Ade, maka penerapanone wayitu berlaku pada tanggal 5-9 April 2024. Sedangkan pada arus baliknya, diterapkan mulai tanggal 12-14 April 2024.

"Kalau tidak diberlakukanone waypasti kerepotan. Sebab jumlah kendaraan yang melintasi ruas tol ini sangat banyak," katanya.

Ia menambahkan pengaturan lalu lintas pun diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan diRest AreaKM 207 Tol Palikanci. "Pada saat masuk mungkin di rest area itu kendaraan belok ke kanan diarahkan ke belakang, putar dulu supaya tampungannya lebih panjang," ucap dia.

Selain itu, pihaknya memastikan bahwa petugas kepolisian setempat bakal memasangrubber coneatauwater barrier di pintu masuk rest area guna mengantisipasi antrean kendaraan. "Kalau masih seperti itu, nanti akan buka tutup," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.