Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Beri Apresiasi Kesiapsiagaan Relawan Bantu Korban Banjir Demak-Kudus

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 16:50 WIB | Oleh:
BNPB Beri Apresiasi Kesiapsiagaan Relawan Bantu Korban Banjir Demak-Kudus Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Sejumlah relawan usai mengevakuasi warga Desa Ketanjung dan Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

JAKARTA - Pimpinan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengapresiasi kesiapsiagaan para relawan dalam membantu upaya penanganan korban banjir di Kabupaten Demak-Kudus, Jawa Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa setidaknya ada lebih dari 100 relawan. Mereka tergabung dalam pelbagai lembaga swadaya masyarakat, swasta, organisasi keagamaan, dan organisasi perguruan tinggi dalam dan luar Pulau Jawa.

Pihaknya mengkonfirmasi hingga saat ini para relawan tersebut masih beraktivitas bersama petugas untuk memberikan pertolongan apa saja yang dibutuhkan para korban di 125 titik pengungsian.\

Setiap harinya, menurut dia, para relawan itu melakukan aktivitas mulai dari pendistribusian air bersih, sanitasi, pendirian tenda pengungsian, tata kelola dapur umum, hingga pelayanan kesehatan bagi korban yang mengungsi.

"Keberadaan mereka membantu upaya kita dalam melaksanakan operasi tanggap darurat, meringankan beban dan kondisi warga terdampak banjir," kata dia.

Sebelumnya, BNPB menetapkan masa tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Demak dan Kudus, Jawa Tengah, diperpanjang selama 14 hari ke depan terhitung sejak Selasa (20/2).

Selama masa tanggap darurat itu pemerintah mengintensifkan tindakan pengeringan air yang sejak 5 Februari sampai saat ini masih merendam ribuan rumah penduduk, dua ribu hektare lebih lahan pertanian, tambak, dan fasilitas umum. Sebanyak 27 unit pompa dengan kapasitas masing-masing 11,48 meter kubik per detik dikerahkan untuk mengeringkan genangan air.

Atas kondisi itu, Pusdalops BNPB melaporkan terhitung sejak Selasa (20/2) masih ada sebanyak 18.739 jiwa(dari sebelumnya 28 ribu jiwa) yang terpaksa mengungsi ke tempat pengungsian karena rumahnya masih terendam banjir 80-100 centimeter.

Jumlah pengungsi tersebut masing-masing tersebar di Kecamatan Karanganyar sebanyak 5.837 jiwa, Gajah 6.113 jiwa, Demak 764 jiwa, Mijen 29 jiwa, dan Kabupaten Kudus 5.996 jiwa.

BNPB memastikankebutuhan pokok mulai dari makanan, minuman, susu untuk anak-anak, sandang, air bersih, dan kesehatan para korban dan petugas hingga relawan selama berada di tempat pengungsian terjamin oleh pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.