Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gagal Panen dan Cacar Ciptakan Kelaparan di Benggala

📅 Senin, 08 Jan 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Wilayah di mana kelaparan terjadi khususnya berdampak pada Negara Bagian Bihar dan Benggala Barat di India saat ini, namun kelaparan juga menyebar ke Negara Bagian Orissa dan Jharkhand.

Kelaparan terjadi di Benggala yang saat itu dikuasai oleh EIC. Wilayah mereka mencakup sebagian Benggala Barat, Bangladesh, Assam, Orissa, Bihar, dan Jharkhand saat ini. Semua wilayah ini telah menjadi provinsi Mughal sejak abad ke-16 dan diperintah oleh seorang nawab (gubernur).

Pada awal abad ke-18, ketika Kekaisaran Mughal mulai runtuh, nawab menjadi independen dari kekuasaan Mughal. Pada abad ke-17, British East India Company diberikan kota Kalkuta oleh pangeran Mughal Shah Shuja. Selama abad berikutnya, perusahaan tersebut memperoleh hak perdagangan tunggal di negara bagian tersebut dan menjadi kekuatan dominan di Benggala.

Pada Pertempuran Plassey tahun 1757, EIC mengalahkan Siraj ud Daula dan kemudian mencaplok sebagian besar Benggala. Pada 1764 kekuasaan militer mereka ditegaskan kembali di Buxar. Perjanjian berikutnya memberi mereka kekuasaan mengenakan pajak yang dikenal sebagai dewan.

Hal ini menjadikan East India Company sebagai penguasa de facto Benggala. Selain keuntungan dari perdagangan, perusahaan tersebut diberikan hak perpajakan pada tahun 1764, sehingga meningkatkan pengumpulan pendapatan tanah sekitar 30 persen dalam beberapa tahun.

Kelaparan ini terjadi di tengah banyaknya krisis kelangsungan hidup yang melanda Benggala sejak awal abad ke-18. Musim kemarau panjang di Benggala dan Bihar menyebabkan kekurangan sebagian produk pertanian pada tahun 1768.

Harga pasar pada awal tahun 1769 lebih tinggi dari biasanya. Hujan yang biasa terjadi pada tahun 1769 meredakan situasi untuk sementara waktu dan gandum diekspor ke Presiden Madras. Pada akhir September, kondisi kembali suram, dan kondisi seperti kekeringan akan segera terjadi. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.