Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri HAM Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga di Papua Menyerahkan Diri

2 Senin, 20 Apr 2026, 20:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri HAM Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga di Papua Menyerahkan Diri Menteri HAM Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga di Papua Menyerahkan Diri Doc: Antara
Ket. Menteri HAM Natalius Pigai saat jumpa pers di kantor Kementerian HAM, Jakarta Selatan, Senin (20/4).

Jakarta - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meminta pelaku penembakan terhadap 15 warga dan melukai tujuh lainnya saat baku tembak di Kampung Kembruk, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Selasa (14/4), untuk mengaku ke publik dan menyerahkan diri ke penegak hukum.

"Peristiwa itu terjadi siang hari pelakunya sudah tahu. Itu tidak bisa diperdebatkan. Pelakunya rakyat sudah tahu, mereka yang menjadi korban tahu, mereka yang ada di masyarakat lokasi tempat juga sudah tahu. Ya, sekarang silahkan, jangan sembunyi, harus dibuka," kata Pigai saat jumpa pers di Kantor Kementerian HAM, Kamis, Senin (20/4).

Menurut Pigai, pelaku berhutang rasa tanggung jawab kepada publik karena korban dari peristiwa tersebut merupakan warga sipil.

Peristiwa tersebut juga membuat kondisi di Kembruk tidak kondusif karena masyarakat akan selalu merasa terancam oleh pihak-pihak tertentu.

Jika seluruh pihak terkait tidak mau mengaku dan menolak mengikuti proses hukum yang berlaku, Pigai yakin kasus ini akan menjadi "noda hitam" dalam perjalanan panjang kasus HAM di Indonesia.

"Tinggal dengan pernyataan ini apakah mau buka enggak? Yang merasa diri bersalah, mau buka enggak? Dalam waktu dekat juga begitu penyelidikan atau pantauan dari sipil society, Non Government Organization (NGO), tokoh agama, mungkin juga Komnas HAM akan buka (identitas pelaku penembakan)," kata Pigai.

Walau dirinya meyakini berbagai pihak termasuk Komnas HAM sudah mengetahui siapa pelakunya, dia tetap ingin kasus ini ditangani oleh Kementerian HAM.

Menurut dia, jika Komnas HAM ataupun NGO lain ikut terlibat dalam kasus ini akan menimbulkan kesan buruk dan catatan yang tidak baik untuk pemerintah.

Sedangkan, lanjut dia, yang dibutuhkan saat ini adalah penanganan kasus secara independen, adil dan transparan.

Karenanya, Pigai menyatakan Kementerian HAM akan mengambil alih kasus ini agar penyelesaiannya dilakukan secara langsung oleh pemerintah.

"Lebih baik Kementerian HAM mendahului cek data fakta informasi itu, jauh lebih bagus," kata dia.

Dia melanjutkan, beberapa upaya yang akan dilakukan Kementerian HAM yakni turun langsung untuk menelusuri sebab akibat dari kasus ini serta mendorong pihak yang merasa terlibat untuk mengakui perbuatannya.

Dengan adanya upaya tersebut, Pigai berharap kasus penembakan masyarakat sipil di Kembruk bisa cepat terungkap dan pelaku ditindak secara adil di mata hukum.

Sebelumnya, sebanyak 22 warga sipil jadi korban terkena tembakan di tengah terjadinya aksi baku tembak antara aparat dengan Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TNPPB), Selasa (14/4).

Menurut data yang dimiliki Kementerian HAM, ke-22 warga itu terdiri dari 15 orang dinyatakan tewas dan tujuh orang luka-luka.

Masih berdasarkan data Kementerian HAM, tujuh orang yang mengalami luka-luka terdiri dari tiga orang anak-anak dan empat orang dewasa. Seluruh korban sampai saat ini telah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.