Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Pesiar MV Hondius Dilarang Berlabuh, Nasib Penumpang dan ABK Tak Pasti

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 10:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Pesiar MV Hondius Dilarang Berlabuh, Nasib Penumpang dan ABK Tak Pasti Doc: AFP
Ket. Wabah hantavirus terjadi di kapal MV Hondius, yang berlayar dari Ushuaia di Argentina ke Tanjung Verde.

PRAIA - Para penumpang dan awak kapal diisolasi di atas kapal yang terdampar di lepas pantai Cape Verde pada hari Senin (4/5), setelah pihak berwenang setempat melarang kapal tersebut berlabuh menyusul kematian tiga orang diduga terinfeksi hantavirus. 

Penolakan negara kepulauan itu untuk mengizinkan mereka turun terjadi bahkan ketika WHO Eropa mengatakan risiko terhadap masyarakat luas tetap rendah.

Penumpang dari Inggris, Spanyol, dan Amerika Serikat, serta awak kapal dari Filipina, termasuk di antara 23 kewarganegaraan yang berada di atas kapal MV Hondius, yang membawa 149 orang.

Mereka yang berada di atas kapal berada di bawah "langkah-langkah pencegahan ketat", kata operator kapal Oceanwide Expeditions dalam sebuah pernyataan, termasuk isolasi, protokol kebersihan, dan pemantauan medis.

Perusahaan tersebut telah mengkonfirmasi tiga kematian di antara mereka yang berada di kapal pesiar tersebut, yang berlayar dari Ushuaia di Argentina ke Cape Verde di lepas pantai Afrika barat. 

Seorang penumpang berkebangsaan Inggris dirawat di ruang perawatan intensif di Johannesburg dan dua anggota kru -- satu warga Inggris dan satu warga Belanda -- membutuhkan "perawatan medis mendesak", kata perusahaan itu.

"Saat ini, tidak ada orang lain yang menunjukkan gejala di kapal tersebut, tetapi sedang dipantau dengan cermat," kata direktur kesiapsiagaan dan pencegahan epidemi dan pandemi WHO, Maria Van Kerkhove.

"Penumpang diminta untuk tetap berada di kabin mereka dan membatasi risiko sementara disinfeksi dan tindakan lain sedang dilakukan," katanya dalam sebuah video.

Terlihat sangat terguncang di dalam kabinnya, Jake Rosmarin, seorang penumpang yang rutin memposting tentang perjalanan tersebut sebelum krisis kesehatan. Ia mengatakan mereka yang berada di kapal sangat ingin turun.

"Ada banyak ketidakpastian dan itulah bagian tersulitnya. Yang kami inginkan saat ini hanyalah merasa aman, memiliki kejelasan, dan bisa pulang."

Hantavirus, penyakit yang biasanya ditularkan ke manusia dari hewan pengerat, telah dikonfirmasi pada penumpang yang saat ini dirawat di ruang perawatan intensif di Johannesburg, kata operator tersebut.

Namun, belum dapat dipastikan apakah virus tersebut yang menjadi penyebab tiga kematian itu, tambah pernyataan tersebut.

Tidak Ada Kontak

Sebelumnya pada hari itu, kementerian kesehatan Tanjung Verde mengatakan "otoritas kesehatan nasional memutuskan untuk tidak mengizinkan kapal tersebut berlabuh di Pelabuhan Praia".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.