Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Direktur RSUD Haulussy Minta Dokter dan Nakes Bersabar

📅 Senin, 18 Des 2023, 14:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Direktur RSUD Haulussy Minta Dokter dan Nakes Bersabar Doc: antarafoto
Ket. Demo nakes dan dokter

AMBON - Direktur RSUD dr. M. Haulussy Ambon Nazarudin meminta para dokter dan tenaga kesehatan (nakes) maupun honorer daerah untuk bersabar karena belum terealisasinya pembayaran jasa BPJS Kesehatan, jasa Perda, dan jasa Covid-19 sejak 2020 hingga 2023.

"Nanti akan ada jawaban dari saya terkait tuntutan dokter dan nakes karena masih dalam proses pembahasan dengan Pemprov Maluku," kata Nazarudin di Ambon, Senin (18/12).

Dia juga meminta para dokter dan nakes untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, baik pasien rawat inap maupun yang rawat jalan.

"Aksi demo hari ini akan saya laporkan juga ke Pak Sekda, apalagi DIPA kita untuk tahun depan sudah ke luar dan bisa kita cairkan untuk dua pekan ke depan," ujarnya.

Sehingga yang melakukan aksi demo minta dibuat absen sebagai bukti termasuk tuntutan aksi untuk diajukan, sekaligus sebagai dasar untuk pemeriksaan Inspektorat.

"Uang itu kita lagi cari tempat dudukannya, makanya kita rapat terus hari ini," ucap Nazarudin.

Dalam aksi tersebut, dr. Winny Leiwakabessy SpPA mengatakan, aksi ini terjadi secara spontan dengan melibatkan dokter spesialis, dokter umum, para perawat hingga honorer daerah untuk menuntut hak mereka.

Sementara dr. Isabella Hulisellan SPFK mengatakan, aksi mogok ini akan berlangsung hingga ada kejelasan pembayaran jasa nakes berupa BPJS Kesehatan 2020-2023 sebesar Rp22,5 miliar, Jasa Perda berupa Medical Chek Up (MCU) 2021-2023 Rp2,1 miliar, serta Jasa Covid-19 tahun 2022-2023 Rp1,3 miliar.

"Semuanya tidak akan melakukan kegiatan mulai dari dokter ahli, dokter umum, hingga perawat," tandasnya.

Para dokter mengatakan kalau jasa BPJS Kesehatan yang ditunggu-tunggu ini sudah diskusikan sejak jauh-jauh hari sampai sudah ada pertemuan dengan Komisi IV DPRD Maluku pada 1 September 2023.

Rencananya jasa nakes ini masuk dalam anggaran perubahan APBD Maluku 2023 namun tiba-tiba disebutkan anggaran tersebut tidak terakomodir dalam APBDP 2023.

Kemudian ada lagi instruksi baru agar seluruh dokter dan nakes menandatangani persetujuan pencairan dan sudah dilakukan tetapi faktanya tidak ada realisasi pencairan anggaran dan direktur tidak memberikan klarifikasi yang dipertanyakan dalam grup WahtsApp internal.

Tetapi Nazarudin mengatakan alasan tidak memberikan jawaban dalam grup ini karena manajemen sementara melakukan klarifikasi dengan pimpinan, dalam hal ini dengan Sekda Maluku untuk mengeluarkan uang ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.