Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga segera Diatasi, BPBD Sebut 2.500 Warga Terdampak Banjir Bandang di Aceh Selatan

📅 Jumat, 24 Nov 2023, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga segera Diatasi, BPBD Sebut 2.500 Warga Terdampak Banjir Bandang di Aceh Selatan Doc: ANTARA/HO-Dok BPDB Kabupaten Aceh Selatan
Ket. Material banjir bandang menutupi badan jalan di Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (22/11/2023).

Banda Aceh - Semoga segera diatasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Aceh Selatan menyatakan sebanyak 2.500-an warga terdampak banjir bandang di wilayah Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Selatan Zainal yang dihubungi dari Banda Aceh, Kamis, mengatakan korban banjir bandang di daerah itu masih terus mengungsi ke berbagai titik pengungsian.

"Berdasarkan laporan dari kecamatan, jumlah masyarakat yang terdampak banjir bandang di Ladang Rimba mencapai 2.500-an orang dari 251 keluarga. Pihak kecamatan juga melaporkan hampir seluruh warga di daerah itu terdampak banjir bandang," katanya.

Sebelumnya, banjir bandang melanda kawasan Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, pada Senin (20/11) malam.

Banjir bandang tersebut membawa material kayu seperti batang-batang pohon bercampur lumpur yang menyebabkan rumah penduduk dan fasilitas umum rusak berat. Material banjir bandang juga menutupi badan jalan, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas.

Kendati hampir seluruh warga di Ladang Rimba terdampak banjir bandang, namun tidak semuanya mengungsi. Warga yang mengungsi tercatat 256 orang. Mereka mengungsi di selter-selter yang disediakan serta mengungsi di markas Kompi Brimob.

Tim BPBD, kata dia, terus disiagakan di lokasi bencana. Tim juga mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum guna membantu masa panik warga terdampak. Tim juga sudah menyalurkan logistik untuk kebutuhan masyarakat lainnya.

"Pengungsi diperkirakan terus bertambah. Di sejumlah tempat, debit air terus naik. Petugas juga masih mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir ke tempat pengungsian," kata Zainal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.