Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Stunting, Warga Didorong Tanam Kelor dan Katuk

📅 Minggu, 08 Okt 2023, 07:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Stunting, Warga Didorong Tanam Kelor dan Katuk Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman saat membagikan bibit kelor dan katuk kepada warga, Sabtu (7/10)

Koba - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendorong warga menggalakkan menanam pohon kelor dan katuk, agar daunnya dapat dikonsumsi ibu menyusui untuk mencegah potensistuntingpada bayi.

"Daun kelor dan katuk ini untuk memenuhi kecukupan air susu ibu dan kesehatan bayi, sebagai upaya mencegah potensi stunting," kata Kepala DPKP Bangka Tengah Dian Akbarini di Koba, Sabtu.

Ia mengatakan bahwa program ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan tanaman lokal sebagai pilihan untuk dikonsumsi guna mencegahstunting.

"Program ini difokuskan untuk mengedukasi masyarakat agar bisa memanfaatkan hal yang sederhana menjadi berdaya guna," ujarnya.

Dian juga menyampaikan bahwa program ini juga bekerja sama dengan TP PKK untuk membagikan bibit tanaman kelor dan katuk kepada masyarakat.

"PKK membantu kita dalam membagikan tanaman ini agar ditanam di rumah-rumah warga. Harapannya nanti tanaman yang sudah dipanen dapat dijadikan sayur sebagai menu tambahan untuk ibu menyusui," ujarnya.

Ketua TP PKK Bangka Tengah Eva Algafry, mengatakan mendukung program penanaman pohon kelor dan katuk untuk membangkitkan kembali kesadaran masyarakat tentang pentingnya menanam tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga.

"Sekarang kalau kita lihat sudah jarang masyarakat yang menanam pohon katuk, padahal ini sangat murah, mudah dan bisa meningkatkan ASI," ujarnya.

Menurut dia, program menanam pohon kelor dan katuk merupakan terobosan baru cukup bermanfaat yang dilakukan DPKP.

"Kita siap membantu dan menjadi ujung tombak untuk mengajak kalangan ibu memanfaatkan tanah yang kosong untuk ditanam kelor dan katuk," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Olahraga
Presiden FIA Dukung Argenti...
Olahraga
Ferrari Kenang 30 Tahun Sch...
Olahraga
Asian Games 2026, PBVSI Pan...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.