Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut Bulog Buka Peluang Kerja bagi Keluarga 3 ASN Jayawijaya yang Gugur.

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 08:25 WIB | Oleh:
Dirut Bulog Buka Peluang Kerja bagi Keluarga 3 ASN Jayawijaya yang Gugur. Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman didampingi Direktur Utama Perum Bulog dan jajaran pejabat lainnya bersama keluarga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang gugur ditembak saat menyalurkan bantuan peternakan kepada masyarakat di Papua Pegunungan di Jakarta, Selasa (22/9).

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan membuka peluang bagi anggota keluarga dari tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang gugur ditembak saat menyalurkan bantuan peternakan kepada masyarakat di Papua Pegunungan untuk bekerja sebagai karyawan perusahaannya. 

Rizal mengatakan kebijakan tersebut menjadi tindak lanjut atas perhatian Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terhadap keluarga korban penembakan yang tetap menjalankan tugas penyaluran bantuan pemerintah kepada masyarakat hingga akhir pengabdian.

"Ini sebagai rasa kemanusiaan, rasa empati dan kemanusiaan dengan memberikan penawaran kepada ketiga keluarga tersebut. Yang mana salah satu anak ataupun pihak keluarganya ada yang kami tawarkan agar berkenan menjadi karyawan Bulog," kata Rizal di Jakarta, Selasa.

Dia menyampaikan hal itu usai mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan beasiswa dan santunan kepada tiga anak ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban penembakan tersebut.

Rizal menyatakan langkah tersebut merupakan wujud empati dan kemanusiaan dengan membuka kesempatan kerja bagi satu anggota dari masing-masing keluarga korban untuk membantu keberlanjutan kehidupan mereka di masa mendatang.

Kesempatan bekerja diberikan kepada anak ataupun anggota keluarga yang bersedia bergabung dengan Bulog sesuai domisili asal masing-masing, termasuk dari Sulawesi Selatan (Sulsel) maupun Nusa Tenggara Timur (NTT) sesuai kebutuhan penempatan.

Dia berharap kesempatan kerja tersebut dapat membantu mengurangi beban ekonomi keluarga yang kehilangan tulang punggung akibat peristiwa penembakan sekaligus memberikan harapan terhadap keberlanjutan masa depan anggota keluarga korban.

Rizal menjelaskan mekanisme penerimaan tetap mengikuti ketentuan perusahaan dengan tahapan awal sebagai tenaga alih daya (outsourcing), sebelum memperoleh kesempatan menjadi karyawan sesuai evaluasi kinerja dan kebutuhan.

Tahap penugasan sebagai tenaga alih daya juga dimaksudkan untuk memberikan pembelajaran mengenai pekerjaan yang selaras dengan latar belakang pendidikan serta kemampuan masing-masing calon pekerja sebelum pengangkatan berikutnya.

Bulog menilai proses tersebut penting agar setiap calon pekerja memahami tugas dan tanggung jawab secara menyeluruh serta mampu menunjukkan kinerja memadai sebelum mengikuti tahapan pengangkatan sebagai karyawan perusahaan.

Perusahaan memastikan dukungan kepada keluarga korban diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap pengabdian aparatur sipil negara yang gugur saat menjalankan tugas pelayanan masyarakat melalui penyaluran bantuan peternakan pemerintah.

20260923082510_0CEF790C-4FED-4271-94A1-1FD7543EF556.jpeg

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan beasiswa dan santunan kepada tiga keluarga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang gugur ditembak saat menyalurkan bantuan peternakan kepada masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Megapolitan
BMKG Bawa Kabar Baik untuk ...
Megapolitan
18 Rumah Terbakar di Kebayo...
Olahraga
10 Petenis Top Dunia Menuju...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.